Thursday, March 19, 2026

KAI Daop 8 Surabaya Prediksi 49.594 Penumpang Gunakan Kereta Api Hari Ini

Surabaya, nawacita – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya memprediksi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026 masih terus terjadi. Pada Kamis (19/3/2026), jumlah pengguna kereta api diperkirakan mencapai 49.594 orang.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro, menjelaskan dari total tersebut, sebanyak 28.004 penumpang merupakan pelanggan yang berangkat, sementara 21.590 lainnya adalah penumpang yang datang.

“Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari,” ujarnya.

- Advertisement -

Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi pada hari ini didominasi stasiun besar di wilayah Daop 8. Stasiun Surabaya Gubeng mencatat jumlah tertinggi dengan 15.691 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 14.516 penumpang, dan Stasiun Malang dengan 7.253 penumpang.

Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11 hingga 19 Maret, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 390.695 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 214.776 penumpang berangkat dan 175.919 penumpang datang.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga 19 Maret telah mencapai 411.935 tiket atau sekitar 73 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan untuk periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).

“Penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri,” kata Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya juga memproyeksikan total penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 805.699 orang, terdiri dari 411.935 penumpang berangkat dan 393.764 penumpang datang.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah memberikan diskon 30 persen bagi tiket kereta api ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia 188.288 tiket diskon, dengan 131.587 tiket atau sekitar 70 persen telah terjual. Artinya, masih terdapat 56.701 tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Adapun puncak penjualan tiket sejauh ini terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 30.293 tiket terjual. Sementara itu, 19 Maret diproyeksikan menjadi hari dengan penjualan tertinggi kedua, dengan data sementara mencapai 28.004 tiket.

“Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan menjelang Lebaran,” tambahnya.

Mahendro mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, masyarakat juga disarankan mempertimbangkan alternatif jadwal keberangkatan atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) apabila tiket pada jadwal favorit telah mendekati penuh.

“Pelanggan juga dapat mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan serta memanfaatkan skema connecting train untuk memperoleh pilihan waktu dan rute yang lebih fleksibel,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar pelanggan melakukan perjalanan sesuai relasi yang tertera pada tiket demi menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketertiban selama masa Angkutan Lebaran.

Reporter: Rovallgio

RELATED ARTICLES
Bank Jatim
- Advertisment -

Terbaru