IDAI Ingatkan Orang Tua, Ini Tips Mudik Aman Saat Membawa Anak
JAKARTA, Nawacita — Tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Namun, bagi orang tua yang membawa anak kecil dalam perjalanan jauh, faktor kesehatan dan kenyamanan anak harus menjadi prioritas utama.
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso, mengingatkan anak membutuhkan istirahat yang lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Karena itu, selama perjalanan mudik orang tua perlu memastikan anak bisa tidur cukup.
Jika mudik menggunakan kendaraan pribadi, dr Piprim menyarankan orang tua untuk menyiapkan kursi khusus anak agar anak dapat tidur dengan nyenyak selama perjalanan. “Mudik itu memang perlu banyak persiapan apalagi jika membawa anak kecil. Pertama, anak itu dia butuh istirahat lebih lama dari orang dewasa, jadi orang tua harus memastikan anak bisa tetap beristirahat dengan nyaman selama di perjalanan,” kata dr Piprim saat diwawancara di Rumah Vaksin Pusat, Jakarta Timur.

Selain istirahat, kebutuhan cairan anak juga harus diperhatikan. Dokter Piprim mengimbau para orang tua untuk memastikan anak tetap minum cukup selama perjalanan agar tidak mengalami dehidrasi.
“Jangan sampai kita lupa memberi minum bayi atau anak selama perjalanan. Karena hidrasi yang cukup itu menunjang kesehatan anak,” kata dia.
Dia menyarankan orang tua untuk membawa obat-obatan yang mungkin dibutuhkan anak selama perjalanan. Beberapa obat yang sebaiknya disiapkan antara lain obat penurun demam, obat diare seperti oralit, serta perlengkapan pertolongan pertama.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar orang tua sebisa mungkin tidak membawa anak kecil melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor, terutama untuk perjalanan yang memakan waktu lama. Perjalanan berjam-jam menggunakan motor dinilai berisiko bagi anak, apalagi jika anak mengantuk atau merasa tidak nyaman di perjalanan.
“Kalau terpaksa menggunakan motor, sebaiknya yang naik motor orang dewasa saja, misalnya ayahnya. Ibu dan anak bisa menggunakan kendaraan lain agar lebih aman,” kata dia.
Sementara itu, bagi orang tua yang memiliki anak dengan kondisi penyakit tertentu, dr Piprim menyarankan untuk terlebih dahul berkonsultasi ke dokter yang menangani. Dengan begitu, orang tua mengetahui langkah antisipasi yang harus dilakukan selama perjalanan mudik.
“Jika memang si kecil punya kondisi penyakit tertentu, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter yang merawatya, Jadi nanti dokter akan memberi saran perjalanan, serta obat-obatan apa saja yang perlu disiapkan,” kata dr Piprim.
Perlengkapan yang tidak boleh ketinggalan
Pakar pendidikan anak dari IPB University, dr Yulina Eva Riany, menekankan pentingnya persiapan matang supaya mudik berlangsung aman, nyaman, dan tetap menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan anak dalam kondisi sehat dan fit.
“Bila perlu, orang tua dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan anak sebelum bepergian,” kata Eva dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (12/3/2026).
Dia juga mengingatkan agar orang tua menyiapkan perlengkapan penting selama perjalanan, seperti makanan ringan sehat, susu, pakaian ganti, obat-obatan, serta kebutuhan lainnya. “Jangan lupa membawa dokumen penting, seperti kartu identitas dan kartu kesehatan anak,” kata Eva.
Bagi keluarga yang menggunakan kendaraan pribadi, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan prima. Dokter Eva menekankan pentingnya penggunaan car seat yang sesuai dengan usia anak untuk menambah aspek keamanan selama perjalanan.
Jika memilih transportasi umum, ia menyarankan agar tiket dipesan jauh-jauh hari supaya orang tua dapat menentukan jadwal yang lebih nyaman bagi anak. “Untuk perjalanan udara, sebaiknya pilih waktu penerbangan yang tidak mengganggu jam tidur anak serta menyiapkan mainan atau camilan guna mengalihkan perhatian mereka,” kata dia.
Adapun untuk perjalanan menggunakan kereta, Eva menganjurkan memilih kursi yang lebih luas dan dekat dengan toilet. Posisi ini akan memudahkan orang tua saat anak perlu ke toilet atau mengganti popok. la juga mengingatkan agar menghindari kendaraan yang terlalu padat dan minim fasilitas ramah anak.
Baca Juga: Tips Mudik Tanpa Kambuh bagi Penderita GERD, Simak Saran Dokter
Eva juga menekankan beberapa hal penting selama perjalanan. Orang tua, sebutnya, dianjurkan membawa pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca di lokasi tujuan. Ketersediaan air minum dan camilan sehat juga penting untuk mencegah dehidrasi.
“Siapkan obat-obatan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, plester luka, dan tisu basah,” kata dia.
Untuk mencegah kebosanan, orang tua dapat membawa mainan atau buku favorit anak. Jika anak masih menggunakan popok, pastikan membawa persediaan yang cukup beserta alas ganti.
Eva juga mengingatkan orang tua untuk mengenali tanda-tanda kelelahan pada anak, seperti rewel, terlihat lesu, sering menguap, atau tidak bersemangat bermain. Selain itu, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata tampak cekung, dan kulit pucat juga harus diwaspadai.
Agar anak tetap tenang selama perjalanan, orang tua perlu memastikan anak cukup tidur sebelum berangkat. Mengajak anak bermain dengan mainan favorit, membacakan buku cerita, atau memutar lagu anak dan video edukatif dapat membantu menjaga suasana hati mereka tetap positif.
“Jika memungkinkan, sempatkan berhenti sejenak untuk berjalan-jalan dan menghirup udara segar, terutama saat perjalanan darat. Dengan persiapan yang matang dan perhatian penuh dari orang tua, perjalanan mudik bersama anak dapat menjadi pengalaman yang aman dan nyaman,” kata Eva. rpblk


