Pemkot Pasuruan Gelar Pasar Murah, Warga Antusias Manfaatkan Sembako Harga Terjangkau
PASURUAN, Nawacita – Pemerintah Kota Pasuruan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di pasaran.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan dapur dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Istri Wali Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pasar murah yang dinilai sangat membantu masyarakat, sekaligus menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung perputaran ekonomi dan pelaku UMKM di daerah.
“Alhamdulillah ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Pasuruan untuk membantu masyarakat sekaligus meningkatkan UMKM. Dengan adanya pasar murah ini, masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya saat meninjau kegiatan tersebut di Pasuruan, Kamis 20 Maret 2026.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Resmikan Masjid KHAS Krampyangan, Dorong Program Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan
Menurutnya, kegiatan pasar murah ini telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Pasuruan. Pemerintah berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga maupun kelangkaan barang.
“Harapannya yang terpenting adalah stok kebutuhan rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi. Masyarakat juga tidak perlu melakukan panic buying karena pemerintah memastikan bahan pokok tetap tersedia,” tambahnya.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok disediakan dengan harga yang lebih terjangkau, di antaranya beras premium dan beras medium, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, serta telur.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Deddy, yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Industri Kayu dan Produk Kayu Pasuruan, menjelaskan bahwa berbagai komoditas pokok disiapkan dalam jumlah tertentu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Beras yang disediakan sekitar dua ton, kemudian beras premium sekitar dua puluh sak. Selain itu ada telur sebanyak 75 pack, minyak goreng sekitar 120 liter atau setara 10 karton, serta gula pasir sekitar 100 kilogram,” jelasnya.
Selain itu, tersedia pula bawang merah dan bawang putih meskipun dalam jumlah terbatas, masing-masing sekitar tujuh kilogram. Menurut Deddy, pelaksanaan pasar murah ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Program ini dalam rangka pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Pelaksanaannya juga atas permintaan Pemerintah Kota Pasuruan melalui Disperindag,” katanya.
Untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, panitia menerapkan sistem nomor antrean bagi masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok.
“Pembeli cukup mengambil nomor antrean. Nanti dipanggil secara bertahap agar tidak terjadi kerumunan dan proses pembelian bisa berjalan tertib,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pasar murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di wilayah Kota Pasuruan, khususnya menjelang hari raya.
Reporter : Rahmat Ferry Gunawan


