Wednesday, February 25, 2026

PEPC Tegaskan Penguatan Ekosistem K3 Nasional yang Profesional dan Kolaboratif

PEPC Tegaskan Penguatan Ekosistem K3 Nasional yang Profesional dan Kolaboratif

BOJONEGORO, Nawacita – Pertamina EP Cepu (PEPC) secara resmi menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026 yang telah berlangsung sejak 12 Januari 2026. Mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif,” peringatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina.

Melalui peringatan Bulan K3 2026 ini, PEPC menegaskan komitmennya untuk terus memperkokoh ekosistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif guna mendukung operasional yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Kegiatan penutupan dihadiri Direktur Utama Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Ruby Mulyawan; Komisaris Utama PEPC, Taufan Hunneman; serta jajaran manajemen dan pekerja Regional 4. Hadir pula sebagai pembicara dalam sesi Security Talk, Wakil Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Ferdial Lubis dan Pengamat Intelijen dan Keamanan Nasional, Stepi Anriani.

- Advertisement -

Baca Juga: Keseruan UMKM Bojonegoro saat Belajar Bikin Video Promosi Produk dengan AI

Dalam laporan pelaksanaan, Senior Manager HSSE Regional 4, Vendy H. Suprapto, menyampaikan bahwa selama Bulan K3 digelar 16 rangkaian kegiatan HSSE. Jumlah ini meningkat 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total partisipasi mencapai 1.147 peserta atau tumbuh 63 persen. Dari sisi pembelajaran, learning hours naik 55 persen dibanding periode sebelumnya.

Penguatan juga terjadi pada kualitas program learning from event, termasuk sesi berbagi dari keluarga pekerja yang memberikan sentuhan emosional sekaligus memperdalam internalisasi nilai keselamatan kerja. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terintegrasi dan bertahap, mulai dari tingkat Zona, Regional, hingga Subholding Upstream.

PEPC Tegaskan Penguatan Ekosistem K3 Nasional
Penutupan Bulan K3 2026 PT Pertamina EP Cepu Regional 4.

Meski jumlah dan variasi kegiatan meningkat, pelaksanaannya tetap efisien dengan penurunan anggaran sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengelola program K3 secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada momen tersebut, juga dilakukan Deklarasi Komitmen Bersama HSSE Regional 4 yang menegaskan empat fokus utama, yakni Lead by Example Leader Behaviour, Just & Fair Culture, ONE SIKA, serta CSMS (Contractor Safety Management System). Penandatanganan komitmen dilakukan oleh Direktur Utama, Komisaris Utama, pimpinan fungsi, serta seluruh General Manager di lingkungan Regional 4.

Komisaris Utama PEPC, Taufan Hunneman, dalam sambutannya mengajak seluruh pekerja untuk terus membangun lingkungan kerja yang aman serta aktif mengidentifikasi dan menurunkan risiko di tempat kerja.

Sementara itu, Direktur Utama Regional 4 Indonesia Timur, Ruby Mulyawan, menekankan bahwa K3 tidak sekadar soal capaian zero accident atau kelengkapan dokumen audit. Lebih dari itu, K3 merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keluarga di rumah.

Ia mendorong seluruh pekerja untuk menanamkan pola pikir keselamatan yang kuat, menjadikan K3 bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bagian dari kebiasaan sehari-hari dalam mengenali dan memitigasi setiap potensi risiko, sekecil apa pun. Upaya ini dimulai dari diri sendiri, diterapkan dalam keluarga, hingga menjadi budaya positif di lingkungan kerja.

Seluruh pekerja juga didorong untuk saling mengingatkan serta berani menjalankan Stop Work Authority apabila menemukan tindakan atau kondisi tidak aman, sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan bersama dan fondasi budaya kerja yang selamat dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Security Talk bertema “Pertamina at The Crossroads” yang membahas dinamika keamanan nasional dan dampaknya terhadap industri energi. Sesi ini sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya sinergi antara aspek keselamatan dan keamanan sebagai bagian integral dalam menjaga keandalan operasional dan ketahanan energi nasional.

Reporter: Parto Sasmito

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru