Surabaya, Nawacita.co – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadahlia memuji gaya Golkar Jatim karena melakukan pelantikan serentak 38 DPD II di Surabaya, Minggu 15/2/2026. Ini bukti Golkar Jatim menerapkan pentingnya konsolidasi struktural sebagai kunci utama kekuatan partai menghadapi kontestasi politik ke depan.
Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri Pelantikan serentak DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Jawa Timur di Expo Jatim, Surabaya, Minggu (15/2/2026).
Didampingi Sekjen DPP Golkar Sarmuji, jajaran pengurus DPP, serta Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Bahlil menyebut pelantikan serentak ini sebagai peristiwa bersejarah dan pertama kali dilakukan di Indonesia.
“Ini adalah gerakan politik inovatif. Tidak ada partai yang bisa bertahan tanpa konsolidasi. Apa yang dilakukan Golkar Jawa Timur adalah langkah strategis menuju tujuan besar partai,” tegasnya.
Menatap Pemilu 2029, Bahlil menegaskan bahwa Golkar harus semakin dekat dengan pemilih usia produktif. Ia menyebut sekitar 73 persen pemilih berada pada rentang usia 17–50 tahun, yang didominasi generasi milenial dan Gen Z.
“Golkar mau tidak mau harus masuk ke ruang anak muda. Kita ajak mereka, kita beri ruang, dan kita promosikan kader-kader muda,” ujarnya.
Tak hanya generasi muda, Bahlil juga menegaskan komitmen Golkar terhadap keterwakilan perempuan. Ia menyebut Golkar bahkan melampaui ketentuan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan 30 persen keterwakilan perempuan.
“Golkar tidak hanya menempatkan perempuan sebagai pimpinan komisi, tapi juga sebagai Wakil Ketua DPR. Ini adalah lompatan,” katanya.
Dengan konsolidasi kuat, ruang inklusif bagi anak muda dan perempuan, Golkar optimistis menatap Pemilu 2029 dengan energi baru dan strategi yang lebih adaptif.
Penulis : Alus Tri