Tuesday, February 10, 2026

Tak Harmonis, Ratusan Massa Aksi Tuntut Bupati Jember Dan Wakilnya “Akur atau Mundur”

Tak Harmonis, Ratusan Massa Aksi Tuntut Bupati Jember Dan Wakilnya “Akur atau Mundur”

Jember, Nawacita.co – Mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Jember Bersatu (AMJB) ratusan massa menggelar aksi di depan Kantor Pemkab Jember. Dengan membawa bener bertuliskan “Akur atau Mundur” para demonstran mendesak Bupati dan Wakil Bupati segera mengakhiri konflik internal yang sejak berbulan-bulan dinilai menghambat pelayanan publik bahkan menurunkan kinerja pemerintahan.

Aksi ini sebagai lanjutan komitmen bersama-sama untuk mendorong rekonsiliasi antara bupati dan wakil bupati sebagai pimpinan daerah yang hubungannya kian memburuk.

Kendati demikian hingga di penghujung November 2025 tanda-tanda keharmonisan tidak juga muncul. Bahkan AMJB menilai ketegangan justru meningkat dan mulai memengaruhi sinkronisasi kebijakan daerah. Ironisnya lagi program yang seharusnya berjalan beriringan dinilai tersendat akibat konflik politik berkepanjangan.

- Advertisement -

“Kondisi ini sangat merugikan rakyat Jember,” tegas Baginda Bagus Hermanto, salah satu koordinator aksi ditengah para demonstran, 26/11/2025.

Baca Juga: Sidang Gugatan Warga Jember Kepada Wabup Jember dan Turut Tergugat Ditutup Dengan Mediasi

Dia menilai disharmoni di eksekutif tidak lagi sekadar pertentangan personal, tetapi akan berdampak langsung pada stabilitas kebijakan publik.

Dalam aksinya, AMJB membawa pesan utama Bupati dan Wakil Bupati harus segera kembali harmonis demi kepentingan masyarakat luas.

“Aksi merupakan upaya nyata masyarakat untuk mendorong keduanya yang saat ini memimpin daerah duduk bersama-sama dan menyelesaikan perselisihan,”katanya.

Dia berharap dengan aksi hari ini, Bupati dan Wakil Bupati bisa rukun dan harmonis sehingga dapat membangun Jember dengan baik.

“Rekonsiliasi tidak cukup disampaikan hanya secara lisan ,tapi AMJB menginginkan proses rekonsiliasi dilakukan terbuka, di hadapan Forkopimda dan masyarakat, supaya memiliki legitimasi dan jaminan keberlanjutan,”ujarnya.

Dia menjelaskan masyarakat Jember butuh komitmen nyata, bukan sekadar pernyataan tanpa bukti, kalau hanya secara lisan, kami sangat kurang yakin , sebab tidak ada jaminan.

Baca Juga: Dispendukcapil Jember Berikan Kemudahan Pelayanan Perekaman e-KTP Bagi Lansia

“Kami AMJB tidak akan berhenti bergerak sebelum bupati dan wakil bupati harmonis,kami berkomitmen akan terus mengawal proses hingga konflik ini benar-benar berakhir,”ucap Baginda.

Bahkan dia membawa pesan AMJB akan terus mengawal agar Bupati dan Wabup akur,” tegasnya.

AMJB menilai peluang dukungan dari berbagai unsur Forkopimda, Polres, Kejaksaan Negeri, Kodim, hingga kalangan akademisi untuk mendorong terciptanya kembali keharmonisan di tubuh Pemda Jember.

Menurut, semua pihak memiliki kepentingan yang sama dan memastikan pemerintahan Jember berjalan stabil dan efektif.

“Bupati dan Wakil Bupati harus segera menyelesaikan konflik disharmoni dan kami minta mereka akur,”pungkasnya.

Reporter : Mujianto

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru