Pemprov Kaltim Bangun Manajemen Talenta ASN Lewat Sistem Simata
Balikpapan, Nawacita | Sekda Kaltim Sri Wahyuni menegaskan Pemprov Kaltim telah membangun sistem management talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Upaya ini didukung regulasi yang kuat dan infrastruktur berupa Sistem Informasi Manajemen Talenta (Simata) yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pemprov Kaltim sudah memiliki manajemen talenta, karena sudah ada regulasinya dan juga infrastrukturnya, yaitu Simata dari BKN. Karena itu, seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, hingga pelaksana ASN diharapkan aktif mengisi data-data yang diperlukan untuk memetakan posisi mereka dalam manajemen talenta,” jelas Sekda Sri Wahyuni usai memaparkan materi Transformasi SDM Aparatur Melalui Manajemen Talenta dalam Rakornas PSDM Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2025, di Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (14/11/2025).
Menurut dia, sistem itu akan memetakan kemampuan dan kompetensi setiap ASN berdasarkan data yang diinput oleh BKD maupun ASN sendiri.
Baca Juga: Sekda Kaltim Ungkap Capaian Program Gratispol di Talkshow Nasional “Speak After Lunch”
“Untuk mengetahui posisi dalam manajemen talenta, kita harus mengetahui kompetensinya. Dari BKD bisa di-input, tapi untuk penghargaan, sertifikat, atau pelatihan harus di-input yang bersangkutan. Kalau mereka aktif menginput, maka secara tidak langsung mereka membantu dirinya sendiri untuk dipetakan dalam sistem,” jelasnya.
Sebagai Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi), Sri Wahyuni juga mengingatkan pentingnya pembaruan data dan uji kompetensi secara berkala.
“ASN harus aktif memantau manajemen talentanya dan secara rutin melakukan uji kompetensi. Karena kalau sudah lewat tiga tahun, sertifikatnya expired dan tidak bisa dihitung, walaupun masih disimpan,” tegasnya.
Baca Juga: Jalan Sehat Nusantara, Sekda Kaltim: IKN Sudah Ready Jadi Ibu Kota
Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim Nina Dewi memaparkan peran strategis BPSDM sebagai wadah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.
BPSDM Kaltim memiliki mandat penting dalam mencetak aparatur yang profesional, kompeten, dan berintegritas, guna mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang efektif dan inovatif.
“BPSDM hadir sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kapasitas ASN. Melalui berbagai program pelatihan, pendidikan, serta penguatan kompetensi. Kami berupaya membentuk SDM aparatur yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” ujarnya. kltmprv

