Peringati Harkonas 2025, Mendag Bagikan 5 Tips jadi Konsumen Cerdas dan Kritis
Jakarta, Nawacita | Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) menegaskan pentingnya menjadi konsumen yang kritis dan berdaya melalui pengetahuan, kesadaran, serta keberanian untuk memperjuangkan hak dan menjalankan kewajibannya. Menurutnya, konsumen tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga penggerak utama dalam menciptakan pasar yang sehat dan kompetitif.
Untuk itu, Mendag Busan mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen yang bijak dalam berbelanja memenuhi berbagai kebutuhan. Ia pun membagikan sejumlah tips untuk menjadi konsumen yang kritis dan cerdas dalam bertransaksi.
Hal ini disampaikan Mendag Busan dalam Puncak Peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu pagi, (18/5). Peringatan Harkonas tahun 2024-2028 mengusung tema “Perlindungan Konsumen menuju Indonesia Emas” dengan subtema tahun 2025 adalah “Gerakan Komitmen Bersama Wujudkan Konsumen Berdaya”.
“Melalui Harkonas, kami ingin mengingatkan kembali bahwa konsumen harus kritis, cerdas, dan berdaya. Konsumen adalah kunci utama dalam pembangunan. Bila konsumen cerdas, produsen pun akan terdorong untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Mendag Busan.
Ada lima tips yang dibagikan Mendag Busan untuk memandu masyarakat bertransformasi menjadi konsumen yang kritis dan cerdas bertransaksi.
Baca Juga: Mendag Pastikan Revisi Permendag 8 soal Kebijakan Impor Selesai Pekan Ini
Pertama, selalu memperhatikan kualitas produk, label, dan kemasan. Kedua, berhati-hati agar tidak mudah tergiur promosi barang murah namun tidak berkualitas. Ketiga, jeli membaca deskripsi barang dan ulasannya. Keempat, berani bicara atau mengadukan bila merasa dirugikan. Kelima, selalu membeli produk lokal.
“Saya juga mengajak semua pihak untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri, khususnya produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menjadi konsumen berdaya artinya turut berkontribusi bagi kemajuan ekonomi bangsa,” tambah Mendag Busan.
Dalam Puncak Peringatan Harkonas 2025 hari ini, Mendag Busan juga berpartisipasi dalam lomba lari 5 kilometer, yaitu Harkonas 5K. Lomba lari tersebut menjadi salah satu kegiatan aktivasi pada Puncak Peringatan Harkonas 2025 hari ini. Kegiatan lainnya meliputi lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak, pameran UMKM dan edukasi konsumen, serta hiburan musik.
Salah satu peserta Harkonas 5K, Yugo Pujonggo, mengapresiasi penyelenggaraan yang tertata rapi. Ia berharap akan tersedia pilihan jarak lari yang lebih panjang untuk menarik lebih banyak partisipasi masyarakat pada ajang lari selanjutnya.
“Acara ini juga edukatif karena mendorong konsumen lebih peduli terhadap produk lokal dan berani memperjuangkan haknya jika dirugikan,” ujar Yugo. kmndg

