Eri Cahyadi Ajak Pemuda Surabaya Jadi Penggerak Pembangunan dan Penjaga Kota

Eri Cahyadi Ajak Pemuda Surabaya Jadi Penggerak Pembangunan dan Penjaga Kota

Surabaya, Nawacita – Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengajak para pemuda untuk mengambil peran lebih besar dalam menjaga sekaligus membangun Kota Surabaya. Menurutnya, pemuda merupakan kekuatan penting dalam menghadapi berbagai persoalan kota, mulai dari kemiskinan, putus sekolah, kekerasan, hingga stunting.

Eri mengatakan, momentum kebersamaan di bulan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat peran pemuda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam pembangunan Kota Surabaya.

“Jadi terkait dengan momentum kebersamaan ini, maka kita akan menguatkan kekuatan para pemuda yang ada di Kota Surabaya. Bagaimana pemuda ini adalah yang menjaga, membangun, dan mempertahankan Kota Surabaya dari semua yang tadi saya sebutkan, baik itu kemiskinan, putus sekolah, kekerasan, dan semuanya,” kata Eri, Selasa (18/8/2026).

Ia menyampaikan, Pemkot Surabaya dalam waktu dekat akan mengumpulkan para pemuda dari berbagai wilayah di Kota Pahlawan. Pertemuan tersebut nantinya menjadi bagian dari upaya membangun gerakan bersama pemuda untuk menjaga Surabaya.

“Insya Allah di minggu depan kita akan mengumpulkan para pemuda di Kota Surabaya untuk mulai bangkit menjaga kota ini. Jika kota ini masih ada kekerasan maka pemuda harus muncul. Jika di kota ini masih ada stunting, masih ada kemiskinan, maka pemuda harus muncul bersama-sama menjaga Kota Surabaya,” ujarnya.

Eri juga mengaitkan peran pemuda dengan sejarah perjuangan bangsa. Ia mencontohkan Paskibraka yang menjadi simbol keterlibatan generasi muda dalam menjaga semangat kemerdekaan.

Baca Juga: 966 PNS Pemkot Surabaya Terima Satyalancana Karya Satya

Menurutnya, pemuda yang dipercaya mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi menjadi representasi generasi yang memiliki semangat dan jiwa perjuangan.

“Maka ketika para pemuda ini mengibarkan Sang Merah Putih, maka di sanalah anak-anak muda membentuk, membangun, menjaga dan mempertahankan Indonesia, khususnya Kota Surabaya,” tuturnya.

Eri menegaskan, pemuda merupakan tulang punggung yang menentukan arah masa depan Kota Surabaya. Karena itu, ia tidak ingin generasi muda merasa jauh dari proses pembangunan maupun merasa tidak menjadi bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan.

“Jangan sampai pemuda-pemuda ini merasa semakin jauh, merasa tidak menjadi bagian dari pembangunan, merasa tidak menjadi bagian mempertahankan kemerdekaan yang ada di Kota Surabaya,” tegasnya.

Selain dalam bidang sosial, Eri juga mendorong keterlibatan pemuda dalam menggerakkan perekonomian. Ia menyebut sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) sebagai salah satu bidang yang dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk berkembang dan mengambil peran.

“Karena kita sudah menggerakkan horeka, hotel, restoran, dan kafe. Bagaimana anak-anak muda bisa menjadi bagian di sana. Kami juga menggerakkan bagaimana pergerakan ekonomi dengan menggerakkan para pemuda,” jelasnya.

Baca Juga: Gempa NTT, Pemkot Surabaya Masih Pantau Kondisi Sebelum Buka Posko Bantuan

Rencananya, Pemkot Surabaya akan menghimpun pemuda dari tingkat RW untuk kemudian disatukan dalam sebuah gerakan bersama. Dalam pertemuan tersebut, para pemuda juga akan didorong membuat deklarasi mengenai komitmen menjaga Kota Surabaya.

Eri menilai pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun lembaga legislatif. Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat, khususnya generasi muda.

“Percuma ada walikota, percuma ada Pemerintah Kota, percuma ada DPRD, kalau para pemuda tidak menjadi bagian di sana,” katanya.

Ia berharap para pemuda Surabaya dapat terus menjaga dan mewarisi semangat perjuangan para pendahulu bangsa, termasuk semangat Bung Karno. Pemuda diharapkan tidak sekadar menyaksikan pembangunan, tetapi menjadi pelaku yang ikut menentukan masa depan Kota Surabaya.

“Maka saya berharap pemuda inilah yang akan terus menggelorakan, mewarisi api perjuangan dari Soekarno. Tidak hanya sebagai penonton, tapi menjadi bagian pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” pungkas Eri.

Reporter : Rovallgio

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
HUT Bank Jatim CUKAI ROKOK
Hari Pramuka

Terbaru