GBT Surabaya Lautan Manusia, 6.000 Tiket Event IMI HJKS ke-733 Ludes Terjual
Surabaya, Nawacita – Ikatan Motor Indonesia (IMI) kembali mengelar kegiatan otomotif spektakuler, sekaligus bertepatan dalam perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Tingginya antusiasme masyarakat pecinta otomotif yang memadati kawasan Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) dapat dilihat ludesnya penjualan tiket yang mencapai 6.000 lembar.Minggu (31/5/2026)
Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya tersebut menjadi bukti bahwa olahraga dan hobi otomotif masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Kota Pahlawan.
Berbagai kalangan hadir untuk menyaksikan secara langsung aksi para pembalap dan peserta yang tampil dalam sejumlah cabang dan atraksi otomotif.
Ketua IMI Surabaya, Samsurin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang sengaja diselenggarakan bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan olahraga otomotif di Surabaya.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Tiket yang kami sediakan sebanyak enam ribu lembar habis terjual,” ungkapnya.
Ditambah lagi peserta Sunmori dan komunitas-komunitas otomotif yang hadir sejak pagi hari, sehingga suasana di Sirkuit Gelora Bung Tomo sangat meriah.
Ia menilai tingginya jumlah penonton yang hadir menjadi sinyal positif bahwa dunia otomotif Surabaya mulai kembali bangkit setelah beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan.
Keberadaan event-event otomotif berskala besar dinilai mampu menjadi magnet yang menyatukan komunitas, pembalap, pelaku usaha otomotif, hingga masyarakat umum.
Menurut Samsurin, yang menarik dari penyelenggaraan tahun ini adalah kehadiran penonton yang tidak hanya berasal dari komunitas otomotif. Banyak keluarga, kalangan muda, hingga masyarakat umum yang datang untuk menikmati suasana dan menyaksikan langsung berbagai perlombaan serta pameran kendaraan yang disuguhkan panitia.
Ini menunjukkan bahwa otomotif bukan hanya milik komunitas tertentu. Masyarakat umum juga memiliki ketertarikan yang besar untuk menyaksikan event otomotif secara langsung.
“Hal ini menjadi modal penting bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang lebih besar dan lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Reporter: Deni

