Amerika Siap Bangun PLT Nuklir di Indonesia

Amerika Siap Bangun PLT Nuklir
Amerika Siap Bangun PLT Nuklir di Indonesia
top banner

Amerika Siap Bangun PLT Nuklir di Indonesia

JAKARTA, Nawacita – Amerika Siap Bangun PLT Nuklir di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) RI mencatat sudah ada investor dari luar negeri khususnya Amerika Serikat (AS) yang tertarik mengembangkan energi Nuklir dalam hal ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.

Hal itu dikatakan langsung oleh Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Bapeten, Hendra Subekti. “Sebagian besar dari negara maju dari Amerika dari yang selama ini yang masuk ke kami tentunya mereka punya badan hukum di Indonesia,” ujarnya kepada media pada acara Mining Zone, dikutip Jumat (16/12/2022).

Haendra klaim perusahaan AS tersebut siap membangun fabrikasi bahan bakar nuklir di Indonesia. Sehingga, Dia menyebutkan bahan galian nuklir yang akan ditambang akan digunakan dalam pabrik itu.

“Mereka sudah menyatakan memang ketika projek itu berjalan, mereka akan membangun fabrikasi bahan bakar nuklir di Indonesia. dengan demikian bahan galian nuklir yang akan ditambang akan digunakan dalam pabrik itu. Tentunya ini planning jangka panjang dukungan semua pihak dibutuhkan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, untuk mendukung pengembangan pembangkit nuklir di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 tahun 2022 tentang Keselamatan dan Keamanan Pertambangan Bahan Galian Nuklir.

Baca Juga: BRIN Siapkan Pengembangan Nuklir untuk Pembangkit Listrik

Dalam Pasal 6 beleid itu menjelaskan, pertambangan bahan galian nuklir dikelompokkan dalam tiga jenis, yakni pertambangan mineral radioaktif, pengolahan mineral ikutan radioaktif, dan penyimpanan mineral ikutan radioaktif. Adapun mineral ikutan radioaktif diantaranya seperti uranium atau thorium.

Amerika Siap Bangun PLT Nuklir
Amerika Siap Bangun PLT Nuklir di Indonesia.

RI Punya Potensi SDA Energi Nuklir

Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Rohadi Awaludin mengungkapkan Indonesia menyimpan potensi sumber daya alam yang cukup untuk pengadaan energi nuklir. Dia menyebutkan tambang uranium yang ada di Indonesia terdapat sebanyak 90 ribu ton. sedangkan untuk tambang thorium terdapat sebesar 150 ribu ton.

“Kita patut bersyukur bahwasanya kita dikaruniai sumber daya alam yang cukup terkait nuklir untuk uranium dan thorium. Untuk uranium sekitar 90 ribu ton data kami, kemudian thorium sekitar 150 ribu ton,” ungkapnya kepada media pada Mining Zone, dikutip Jumat (16/12/2022).

Rohadi menilai, dengan adanya ratusan ribu potensi sumber daya alam untuk energi nuklir tersebut bisa mencukupi sebagai modal Indonesia dalam memenuhi kecukupan energi dengan nuklir. “Saya kira itu cukup sebagai sumber daya modal kita untuk kebutuhan energi menggunakan nuklir ini,” tuturnya.

cnbnws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here