Tidak Sembrono, Begini Kriteria Calon Pj Gubernur Jatim Versi Fraksi Gerindra

Gus Fawait
Gus Fawait Ketua Fraksi Gerindra Jatim
top banner

Fraksi Gerindra Cari Pj Bupati yang Kuat Hadapi Tahun Politik 2024

SURABAYA, Nawacita – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim pimpinan Muhammad Fawait mengawali proses penentuan Calon Penjabat (Pj) Gubernur Jatim. Hal ini perlu dilakukan karena masa jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa – Wakil Gubernur Emil Dardak bakal berakhir Desember 2023 nanti.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim Gus Fawait mengatakan, mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 4 tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati dan Penjabat Wali Kota, proses pengisian jabatan Pj memang bisa berasal dari usulan Menteri dan DPRD setempat. Masing-masing maksimal tiga nama. Nantinya, pengangkatan Pj Gubernur ditetapkan dengan Keputusan Presiden. “Pj Gubernur ke depan tidak boleh sembrono karena punya tugas berat, Yakni mampu meneruskan program-program Gubernur Khofifah dan mempertahankan kinerja ekonomi yang sudah bagus,” kata Gus Fawait, Senin 28/8/2023.

Ia mengatakan meski saat ini belum ada pembahasan resmi di legislatif mengenai usulan nama Pj. Namun, Fraksi Gerindra memulai lebih awal melihat dan analisa para kandidat yang layak dan memenuhi syarat aturan. “Kami tidak main-main dan tidak asal mengusulkan nama, karena Pj Gubernur mendatang harus memenuhi sejumlah kriteria penting,” ujar Gus Fawait yang kemarin didampingi Wakil Ketua Komisi A Rohani Siswanto dan Anggota M Rofiq.

Diantaranya adalah mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang melampaui capaian nasional. Pandai dalam melihat situasi potensi investasi sehingga berdampak pada turunnya angka kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.  “Gerindra memandang Pj Gubernur Jatim nantinya adalah sosok Kuat, kompeten dan bisa menjembatani kepentingan pemerintah pusat dengan Provinsi dan kabupaten/kota,” pinta Gus Fawait. 

“Sosok yang kuat itulah yang sedang fraksi Gerindra lihat, amati, analisa dengan seluruh perangkat anggota dari Komisi A sampai Komisi E,” imbuhnya.

Fraksi GErindra
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim Gus Fawait (kanan), Rohani dan M Rofiq.

Disisi lain, pengisian jabatan Pj Gubernur ini menjadi tantangan lantaran bakal menghadapi tahun politik yang akan berlangsung serentak di tahun 2024. Pada situasi ini, stabilitas sosial politik dan sebagainya menjadi tantangan bersama. Apalagi, stabilitas akan juga berpengaruh pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Terlebih Jawa Timur dinilai merupakan wajah penting nasional. Fawait menyadari jabatan Pj memang hanya sementara. Namun, tak bisa diabaikan bahwa jabatan ini akan menjadi kunci untuk keberlangsungan pemerintahan hingga ada hasil Pilgub Jatim mendatang.

“Kita akan minta masukan berbagai pihak. Kita butuh sosok Pj yang kompeten, kuat dan menjadi penyambung pemerintah pusat hingga daerah,” tandas Gus Fawait yang juga Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim. 

Hingga saat ini, Gus Fawait menegaskan belum ada nama mengerucut. Semua masukan diterima bakal dibahas dan diukur berdasarkan kriteria yang sudah menjadi ketentuan. “Semua masukan kita tampung,” pungkasnya. bdo

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here