Ternyata Ukraina Punya Pabrik Bayi Terbesar di Dunia

0
80
Pabrik Bayi Terbesar
Ukraina Punya Pabrik Bayi Terbesar di Dunia

JAKARTA, Nawacita – Tahukah ternyata Ukraina punya pabrik bayi terbesar di dunia, Siapa yang menyangka bahwa praktik surogasi menjadi sesuatu hal yang lumrah terjadi di Ukraina. Negara yang saat ini tengah berperang dengan Rusia itu kerap disebut memiliki pabrik bayi.

Sederhananya, surogasi adalah metode yang memungkinkan pasangan untuk memiliki anak darah dagingnya sendiri tanpa harus hamil. Kehamilan terjadi di rahim ibu pengganti. Dokter akan menyatukan sperma dan sel telur dari orang tua asli, lalu dipindahkan ke dalam rahim ‘ibu titipan’ sampai terjadi kehamilan dan melahirkan.

Setiap tahunnya, setidaknya ada 2.000 bayi yang lahir dari metode surogasi di Ukraina. Orang tua asli dari bayi-bayi itu kebanyakan berasal dari luar negeri, seperti Kanada, Italia dan China.

Ukraina juga punya lebih dari 50 klinik reproduksi dan ada banyak agen, alias pihak ketiga, yang menjembatani pasangan asing dalam mencari wanita yang mau menyewakan rahimnya.

Baca Juga: Viral, Bayi Tidur Hampir Setahun Idap Sleeping Beauty Syndrome

Menurut laporan media International, wanita yang bersedia menjadi ibu pengganti mendapat bayaran antara US$ 17.500 sampai US$ 25.000, atau sekitar Rp 250 juta sampai Rp 358 juta (kurs Rp 14.338/US$).

Ukraina Punya Pabrik Bayi Terbesar di Dunia.

Namun, kondisi perang di negeri itu membuat banyak bayi hasil surogasi terjebak. Mereka kini berlindung di sebuah bunker di Kota Kyiv, bersama dengan para perawat dari klinik surogasi. Kabarnya, ada 21 bayi dari klinik reproduksi Bio Tex Com Center for Human Reproduction yang berlindung di ruang bawah tanah tersebut.

Lokasi bunker ini hanya sekitar 15 kilometer dari Irpin, yang menjadi target serangan tentara Rusia. Kondisi ini membuat para bayi sulit untuk bisa dijemput oleh orang tua baru mereka, yang kebanyakan berasal dari luar negeri, seperti Kanada, Italia dan China.

Bio Tex Com sendiri telah menghentikan layanan surogasi karena kondisi perang. Mereka kini hanya fokus memberikan dukungan pada ibu titipan yang sedang hamil dan membantu mereka melarikan diri ke luar Ukraina.

cnbnws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY