PT KAI Ajak Masyarakat Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

0
145
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melakukan kegiatan kampanye cegah tindak pelecahan seksual di kereta api. Kampanye ini melibatkan bersama Komnas Perempuan di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Cikarang, dan Karawang (30/06/22)

Jakarta, Nawacita | PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melakukan kegiatan kampanye cegah tindak pelecahan seksual di kereta api. Kampanye ini melibatkan bersama Komnas Perempuan di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Cikarang, dan Karawang, Rabu (29/6/2022).

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, kegiatan itu dihelat secara serentak di sejumlah stasiun di seluruh wilayah kerja KAI pada hari yang sama. Kampanye serentak untuk mengajak masyarakat berani mencegah jika melihat tindakan pelecehan seksual di kereta.

Tidak hanya itu, penumpang juga diharapkan berani melaporkan jika mengalami pelecehan seksual di transportasi umum.

Baca Juga: Tak Bisa Naik Kereta Seumur Hidup, KAI Blacklist NIK Pelaku Pelecehan Seksual

“Diharapkan kegiatan ini juga akan menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak pelecehan seksual di transportasi umum khususnya kereta,” kata Eva dalam keterangan persnya.

Kampanye tersebut juga mengajak masyarakat agar saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan saat menggunakan layanan jasa KAI. Sehingga, sambung dia, penumpang diajak dapat mewujudkan transportasi kereta yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melakukan kegiatan kampanye cegah tindak pelecahan seksual di kereta api. Kampanye ini melibatkan bersama Komnas Perempuan di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Cikarang, dan Karawang (29/06/22)

Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan memberikan himbauan melalui pengeras suara serta sejumlah media cetak seperti spanduk, poster, pamflet, dan stiker. Masyarakat di stasiun, kedepan juga akan diajak untuk menandatangani petisi anti pelecehan seksual di transportasi publik khususnya di stasiun dan kereta api.

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani menuturkan, PT KAI perlu melakukan kampanye antipelecehan seksual agar transportasi kereta api aman bagi perempuan. Dia mengatakan, PT KAI dan Komnas Perempuan dapat berkolaborasi untuk aspek edukasi dan pedoman kebijakan yang berlaku secara internal dan eksternal.

PT KAI akan terus melakukan sosialisasi lebih lanjut agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi terkait menjaga kesopanan di transportasi kereta. rpblk

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY