Tito Karnavian: Masa Jabatan Pj Gubernur Hanya 1 Tahun

0
74
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

Jakarta, Nawacita | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan  bahwa masa jabatan penjabat (pj) gubernur yang baru dilantik hanya satu tahun, bukan hingga 2024.

“Bukan sampai 2024. Tapi satu tahun. Undang-undang mengatur itu,” kata Tito, saat konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (12/05/2022).

Lebih lanjut, Tito menyebut, masa jabatan penjabat gubernur bisa diperpanjang dengan orang yang sama maupun orang yang berbeda.

Penentuan diperpanjang atau tidaknya seorang penjabat kepala daerah, akan dilakukan mekanisme evaluasi terhadap pelaksanaan tugas.

Ia pun mengatakan para penjabat gubernur wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam kurun waktu tiga bulan sekali.

Baca Juga: 5 Pj Gubernur Pilihan Jokowi Resmi Dilantik Tito Karnavian

“Nanti tiga bulan sekali sesuai UU. Dari situ kita lakukan evaluasi. Apakah performance bagus atau tidak. Dalam waktu satu tahun bisa diperpanjang,” ungkapnya.

Tito menyampaikan Presiden Joko Widodo meminta para penjabat gubernur harus bekerja secara profesional bagi daerahnya. Salah satunya dengan mendukung program strategis nasional dan menyelesaikan permasalahan lokal di wilayah masing-masing.

“Saya sampaikan bahwa yang terpilih ini sudah melalui mekanisme penjaringan dari Kementerian lembaga dan tokoh-tokoh masyarakat,” ucapnya.

Sebagai informasi, Tito Karnavian resmi melantik lima orang penjabat gubernur di lima provinsi pada Kamis pagi.

Lima orang yang dilantik itu diantaranya Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten, Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Bangka Belitung dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat.

Kemudian Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kemenpora Hamka Hendra Noer sebagai Pj Gubernur Gorontalo dan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat.

Pelantikan lima pj gubernur ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 50/P Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

LEAVE A REPLY