Kemendagri Sesali Penangkapan Bupati Bogor dan Oknum BPK

0
111
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta, Nawacita – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelasi atas penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (26/04/2022).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mengatakan, atas penangkapan tersebut tentu menambah jumlah kepala daerah yang tersangkut permasalahan hukum.

“Kemendagri juga menghormati proses  penegakkan hukum yang akan dilakukan oleh aparat penegak hukum (KPK) dan juga akan mengikuti proses hukum,” kata Benni, kepada wartawan, Rabu, (27/04/2022).

Lebih lanjut, Benni memastikan, atas penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin tidak akan menggangu penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah.

Baca Juga : OTT Bupati Bogor, KPK Sita Sejumlah Uang

Terkait penghentian sementara dari jabatan Ade Yasin sebagai Bupati Bogor, Benni menegaskan, Kemendagri akan mengikuti proses hukum terlebih dahulu sebelum mengambil langkah administrasi lainnya.

“Jadi kita ikuti proses hukum dulu sebelum mengambil langkah administrasi lainnya,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri membenarkan ihwal operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Bupati Bogor Terjerat OTT KPK

“Benar, tadi malam sampai 27/4/2022 pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat,” kata Ali, kepada wartawan, Rabu (27/04/2022).

“Diantaranya Bupati Kab. Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” tambahnya.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY