Pemilihan Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 Digelar di Universitas Lampung

0
108
Ketua Pelaksana Muktamar NU Lampung, M Nuh. Foto : Alma / nawacita

Lampung, Nawacita – Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dipastikan akan digelar di Universitas Lampung, Kota Bandar Lampung. 

Ketua Steering Committee Muktamar ke-34 NU, Muhammad Nuh menyebut semula lokasi pemilihan diagendakan di Pondok Pesantren Daarussa’adah Lampung Tengah. 

Namun Lokasi tersebut mengalami perubahan, setelah beberapa para peserta atau muktamirin mengusulkan dalam rapat pleno I, Rabu (22/12). 

“(Pemilihan ketua umum) di Universitas Lampung,” kata Muhammad Nuh, saat di wawancarai, di Gedung Serbaguna Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021). 

Lebih lanjut, Muhammad Nuh menjelaskan, dalam pemilihan ketum syarat utama yakni mendapat dukungan sekurang-kurangnya 99 suara Muktamirin atau peserta Muktamar saat mendaftar. 

“Syarat minimalnya dari usulan tadi itu, siapa saja yg mencapai 99 suara atau lebih dari 99 suara itu yang masuk calon Ketum,” jelasnya. 

Jika ada lebih dari satu calon yang memenuhi syarat tersebut, maka dipersilahkan bermusyawarah diantara calon untuk mencari mufakat siapa yang akan menjadi ketua umum. 

“Yang dapat 99 dukungan tadi itu kemudian diminta untuk musyawarah di antara mereka. Apakah si A saja atau si B saja yang mau maju,” papar Muhammad Nuh. 

Namun, dalam kondisi kata mufakat tidak tercapai, kemudian dikonsultasikan kepada Rais Aam yang akan dipilih sebelum proses penjaringan calon ketua umum dilaksanakan. 

“Kalau misalnya di antara kandidat itu belum dapat mufakatnya, maka itu dikonsultasikan ke Rais Aam terpilih. Terserah Rais Aam terpilih nanti kalau merekomendasikannya satu, dua atau tiga, itu terserah Rais Aam,” terangnya. 

Bila rekomendasi Rais Aam masih terdapat lebih dari satu calon, maka pemilihan ketua umum PBNU akan dilanjutkan dengan voting atau penghitungan suara. 

“Kalau calonnya lebih satu, maka baru divoting lagi, siapa yang dapat suara terbanyak dari situ ya itu yang akan menjadi Ketum,” imbunya. 

Diketahui, muncul dua nama calon ketua umum PBNU, yakni petahana KH Said Aqil Siroj dan Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY