Mensos Risma Siapkan Tim Khusus Tangani Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi

0
136
Mensos Risma (kiri) saat menengok langsung anak korban kekerasan di Kecamatan tegalbuleud kabupaten Sukabumi, Jumat 3/12/2021. Foto : alma/nawacita

Jakarta, Nawacita – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendatangi anak penyandang disabilitas yang menjadi korban kekerasan di Kampung Sinarbakti, Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (3/12).

Risma merasa prihatin melihat kondisi anak tersebut yang diketahui bernama Miptahudin atau biasa dipanggil Ocay. Apalagi Ocay hanya tinggal bersama kakeknya yang sudah tidak bisa beraktivitas sebab sudah lanjut usia.

Oleh karena itu, dalam penanganan Ocay, Risma akan menerjunkan tim khusus dari Balai Kementerian Sosial untuk menjemput dan merawat Ocay. Selain Ocay, Risma juga mengintruksikan agar tim tersebut merawat kakek Ocay.

“Dari assement tidak mungkin saya memisahkan antara Ocay dengan kakeknya. Karena saya yakin mereka jadi satu. Jadi Ocay dengan kakek akan kita ajak ke Balai. Nanti diantar oleh Kepala Desa diantar oleh putra-putrinya,” kata Risma, usai mengunjungi rumah Ocay.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Surabaya itu, menjelaskan tim Balai nantinya akan melakukan terapi terhadap Ocay, agar bisa berbicara normal.

“Kalau ke Balai kita lakukan perawatan, yang paling penting Ocay sudah tenang. si kakek juga sudah lega bisa kita ajak sama-sama, kakek dan Ocay bisa kami rawat,” jelasnya.

“Sebetulnya untuk Ocay ini bisa bicara, cuman karena tidak terlatih sehingga bicaranya sedikit. Karena itu kita bisa terapi sehingga dia bisa bicara kembali,” tambah Risma.

Tak hanya itu, Risma juga akan menyiapkan tim untuk membantu Ocay dalam pemulihan psikologis pasca insiden kekerasan yang dialaminya tempo hari.

“Untuk jangka panjang kita terapi terus, saya percaya Ocay ini sebetulnya kalaupun down syndrome itu kecil sekali, karena itu matanya bisa berkomunikasi, saya ajak panggil dia bisa melihat saya, artinya perawatan sedikit dia akan kembali normal,” paparnya.

Terkait penanganan hukum atas insiden tersebut, Risma mengaku pihaknya menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian (Polres Sukabumi).

Sebagai informasi, Polsek Tegalbuleud mendapatkan laporan atas kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kampung Sinarbakti pada Rabu (1/12).

Usai mendapatkan laporan pihak kepolisian langsung menuju lokasi kejadian dan memeriksa kondisi korban.

Pada beberapa bagian tubuh Ocay ditemukan sejumlah luka, bahkan bagian kuku jari kaki sebelah kiri dan kanan korban terlepas diduga disayat oleh pelaku dengan menggunakan benda tajam.

Tak hanya menyayat kuku jari kaki korban hingga terlepas, pelaku juga membakar bibir bagian atas sebelah kiri dengan menggunakan rokok.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY