Peringati Hari Pahlawan, Kemensos Siap Perangi Kebodohan dan Kemiskinan 

0
96

Jakarta, Nawacita – Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November menjadi momentum bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan NKRI. 

Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Hubungan dan Kemitraan Lembaga Luar Negeri, Faozan Amar saat pelaksanaan tabut bunga di laut yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. 

“Peringatan 10 November Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan TNI AL mengadakan upacara tabur bunga di laut sebagai bagian dari upaya mengenang jasa-jasa para pahlawan yang mendahului kita,” kata Faoza. 

“Khususnya yang kita tabur bunga adalah pahlawan dari TNI AL yang telah mendahului kita,” sambungnya. 

Lebih lanjut, Faozan menjelaskan, dalam memperingari Hari Pahlawan tahun ini mengangkat tema ‘Pahlawanku, Inspirasiku’ yang mana perjuangan-perjuangan para pahlawan menjadi ujung tombak inspirasi bagi generasi milenial saat ini. 

“Karena bagaimanapun pahlawan telah memberikan inspirasi, tidak hanya kepada diri dan keluarga juga bangsa. Maka inspirasi ini harus kita lestarikan oleh generasi muda, generasi bangsa indonesia yang merupakan penerus cita-cita pewaris perjuangan bangsa,” jelasnya. 

Tak hanya itu, sebagai wujud peringatan Hari Pahlawan Kemensos akan terus memerangi kebodohan dan kemiskinan yang ada di Indonesia. 

“Musuh terbesar kita saat ini kebodohan dan kemiskinan, ini tentu tugas kita bersama melalui program yang sifatnya solusi,” ucap Faozan.

Untuk diketahui rangkaian acara tabur bunga di laut ini, dilaksanakan di Geladak Buritan/Helly Deck KRI Semarang – 594. Yang mana dipimpin oleh Mayor Laut (P) Sulang Priambodo B. Dan sebagai Inspektur upacara Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono. 

Dalam peringatan Hari Pahlawan, para peserta upacara melakukan penghormatan kepada arwah para pahlawan pada pukul 08.15 WIB. 

Selanjutnya, dilakukan pelarungan karangan bunga, serta menaburkan bunga di atas perairan Kepulauan Seribu oleh para peserta upacara. 

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY