Surabaya Antisipasi DBD Saat Musim Hujan

0
99

Surabaya, Nawacita – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Surabaya melakukan upaya-upaya mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit DBD.

Jajaran Puskesmas dan 26.541 kader kesehatan se-Kota Surabaya juga digerakkan untuk bersama-sama memberantas demam berdarah tersebut. “Melalui SE itu saya sudah meminta untuk menggerakkan masyarakat atau anggota di masing-masing institusi dalam upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit DBD di Kota Surabaya, karena memasuki musim penghujan,” kata Eri di Surabaya, Kamis (4/11).

Eri mengatakan, peningkatan kewaspadaan bisa dilakukan dengan mulai melakukan pemberantasan sarang nyamuk menggunakan langkah 3M Plus. Yaitu, menguras dan menyikat bersih bak mandi atau kolam air minimal satu minggu sekali dan menutup rapat tempat penampungan air untuk mencegah adanya jentik atau telur nyamuk.

“Saya juga minta untuk melaksanakan gerakan satu rumah atau gedung 1 Jumantik (G1R1J) dengan melibatkan kader kesehatan atau karyawan institusi untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing, termasuk lapangan atau tanah kosong dan fasilitas umum lainnya,” ujarnya.

Eri juga meminta untuk mengaktifkan kegiatan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, dalam rangka pencegahan DBD ini, pihaknya melibatkan semua stakeholder atau lintas sektor di tiap wilayah. Mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, RT, RW, Babinkamtibmas, Babinsa, Puskesmas, dan juga para kader yang tersebar di berbagai penjuru Surabaya.

“Jumlah petugas puskesmas yang diturunkan sesuai dengan jumlah penanggung jawab PSN di  wilayah binaan yang ada di setiap kelurahan, rata rata 2-3 orang per RW di bantu RT/RW setempat. Selain itu, kami melibatkan sebanyak 26.541 kader kesehatan untuk bergerak hingga ke rumah-rumah warga. Melalui cara ini semoga DBD di Surabaya bisa ditekan,” ujarnya.

Rpblk.

LEAVE A REPLY