Indonesia Berduka, KH Nawawi Abdul Jalil Sidogiri Wafat

0
306
Gubernur Jatim Khofifah, Wagub Jatim Emil Dardak, Ketua MUI Jatim KH Mutawakil Alallah dan almarhum KH Nawawi Abdul Jalil dalam sebuah kesempatan. Foto dok humasprov Jatim

SURABAYA | Nawacita – Gubernur Jawa Timur Khofifah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya KH Nawawi Abdul Jalil, pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Minggu (13/6). Gubernur Khofifah bahkan menyebut berpulangnya ulama kharismatik Jawa Timur ini membuat seluruh Indonesia berduka.

 

“Atas nama pemerintah provinsi dan   masyarakat Jawa Timur, juga atas nama keluarga, kami  menyampaikan  turut berdukacita dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya KH. Nawawi Abdul Jalil,” ungkap Khofifah di Kota Surabaya.

 

“Mari kita semua doakan almarhum almaghfurlahu, semoga Allah SWT menempatkan ditempat terbaik disisi-Nya, mengampuni seluruh  khilaf, menerima semua amal ibadahnya  dan dilapangkan kuburnya. Semoga keluarga dan para santri yang ditinggalkan  juga diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan. Aamiin,” tambah Khofifah.

 

Khofifah mengatakan almarhum Kyai Nawawi  adalah salah satu ulama kharismatik dan sangat  berpengaruh yang dimiliki Jawa Timur. Apalagi, Pondok Pesantren Sidogiri sendiri adalah salah satu ponpes tertua di Indonesia yang memiliki banyak santri dan alumni yang tersebar di dalam dan luar negeri.

 

“Bukan Jatim saja yang berduka, tapi seluruh ummat muslim Indonesia,” imbuhnya.

Untuk diketahui, KH Nawawi Abdul Jalil dikenal sebagai Kiai Sepuh (Kiai Khos) yang sangat  dihormati di lingkungan Nahdlatul Ulama. Dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang, Kiai Nawawi duduk sebagai anggota Ahlul Halli Wal-Aqdi (AHWA).

 

KH A Nawawi Abdul Djalil, wafat , Minggu 13 Juni 2021, pukul 14.40 WIB. Mustasyar PBNU ini menghembuskan nafas terakhir di RS Raci Bangil Pasuruan  setelah mendapatkan perawatan sebelumnya di RS Lavalette Malang selama empat hari. bdo/hms

LEAVE A REPLY