Ratusan Juta Data BPJS Bocor, Pimpinan DPR Minta Segera Diusut

0
313
Sumi Dasco

Jakarta, Nawacita – Menanggapi dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia yang ramai di perbincangkan di Twitter sejak Kamis pagi, 20 Mei 2021, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyayangkan insiden tersebut. Sebab, ia menilai kebocoran data tersebut dapat menyebabkan kerugian banyak pihak.

“Isu kebocaran data atau menjual data sebanyak 279 juta harus segara di tindak lanjuti aparat penegak hukum. Karena kalau betul kebocoran itu ada sangat disayangkan kerahasiaan yang penting bisa jatuh ketangan yang tidak berwenang,” kata Dasco, saat diwawancarai di Gedung DPR RI, Jumat (21/5/2021).

Politisi Partai Gerindra itu pun meminta aparat penegak hukum melakukan tindakan cepat guna mencegah penggunaan data yang tidak semestinya.

“Saya minta segera aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan melakukan tindakan preventif secepatnya,” tegasnya.

Sebelumnya, isu kebocoran data berawal dari sebuah forum pada Kamis pagi, yang menyebutkan data milik 279 juta warga Indonesia mengalami kebocoran.
Data yang diduga milik BPJS itu ramai diperbincangkan di twitter yang berasal dari cuitan @ndagels dan @nuicemedia.

Didapati informasi mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), status hidup atau mati, hingga informasi pendapatan masing-masing individu.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY