Jelang Larangan Mudik Lebaran, Penumpang Pasar Senen Terpantau Normal

0
284
Suasana stasiun Kereta Api Pasar Senen Jakarta, Senin (19/4/2021). Foto : Alma/nawacita

Jakarta, Nawacita – Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik Lebaran mulai 6-17 Mei 2021. Atas larangan tersebut, dikhawatirkan banyak pemudik yang memilih mudik lebih awal ke daerah  sebelum tanggal larangan mudik Lebaran.

Salah satu moda transportasi yang banyak digunakan pemudik yakni Kereta Api, menurut Vice President Corporate Communication PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa menyebut, pemberangkatan penumpang kereta api dari Ibu Kota ke berbagai tujuan di Jawa hingga Senin 19 April 2021 terpantau normal tidak ada lonjakan.

“Jumlah kereta yang berangkat pada akhir pekan ini tidak mengalami penambahan dari akhir pekan sebelumnya di masa pandemi,” kata Vice President Corporate Communication PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa, kepada nawacita.co, Senin (19/4/2021).

Eva mengatakn jumlah kereta api yang dijalankan tetap sama seperti pada akhir pekan normal di masa pandemi. Serta tetap dengan pembatasan okupansi maksimal 70 persen dari ketersediaan tempat duduk keseluruhan pada setiap rangkaiannya.

Pada hari ini Senin (19/04/2021) terdapat 15 kereta api yang beroperasi dari Stasiun Gambir dengan penumpang naik 1.226 dan penumpang turun 2.977.

Kemudian, dari Stasiun Senen terdapat 10 kereta api yang beroperasi dengan penumpang naik sebanyak 1.217 dan penumpang turun 4.403.

“Seluruh calon penumpang yang akan berangkat wajib memiliki berkas pemeriksaan COVID-19 dengan hasil negatif melalui PCR Test, GeNose Test atau Rapid Antigen,” terangnya.

Lebih lanjut, selama masa pandemi seluruh operasional perjalanan kereta api yang masih berlangsung diatur sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah melalui Satgas COVID-19 dan Kementrian Perhubungan.

“PT KAI mendukung seluruh upaya pemerintah dalam hal penanganan COVID-19 khususnya di transportasi publik,” tandas Eva.

Seluruh penumpang juga, kata Eva, diwajibkan untuk mengikuti seluruh protokol kesehatan lainnya yang telah ditetapkan seperti memakai masker dan menjaga jarak dengan memperhatikan tanda batas jarak fisik yang ada.

 

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY