Awasi Sinkronisasi Data Penerima Bansos, Risma Akan Turun Langsung ke Papua

0
405

Jakarta, Nawacita – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengungkapkan pihaknya sudah mencapai tujuh puluh persen dalam sinkronisasi data di beberapa wilayah. Namun, Risma mengaku akan turun langsung untuk sinkronisasi data di tujuh kabupaten daerah pegunungan Provinsi Papua.

“Alhamdulillah sudah hampir tuntas ya. ada daerah-daerah yang belum selesai, kita harus ke sana jadi kita harus jemput bola termasuk di Papua itu ada tujuh kabupaten yang sama sekali belum melakukan updating, kita akan ke sana.” kata Tri Rismaharini, saat diwawancarai di Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Risma menjelaskan ia bersama tim dari Kementerian Sosial dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri RI rencananya minggu depan turun langsung memeriksa data di lapangan.

“Di Papua, ada sekitar 77 daerah yang sudah ditinjau, tinggal tujuh daerah di pegunungan. Kemungkinan, aku minggu depan turun, saya dengan Dirjen Dukcapil sekaligus mengevaluasi data yang ada,” ungkap Risma.

Ia mengungkapkan ada beberapa kesulitan yang dihadapi oleh pihaknya untuk melakukan sinkronisasi data penerima bansos. Terutama dalam sambungan jaringan.

“Cuma ada daerah yang memang harus kita terpaksa ke sana karena sambungan tidak ada. jadi contohnya di Adipani, aku mau minta ngomong aja seminggu ngga bisa. ternyata waktu kita bisa ngomong, ternyata kemudian putus. karena itu terpaksa kita turun. kemudian, kita bawa jaringan sendiri kemudian setelah itu kita bawa ke sini,” ujar Risma.

Risma berharap sinkronisasi data penerima bansos di seluruh daerah Indonesia akan rampung pada akhir Maret 2021.

Sejauh ini, Kementerian Sosial telah melakukan pembaruan data untuk kelompok masyarakat adat Suku Anak Dalam yang tersebar di beberapa daerah Pulau Sumatera dan Suku Biak di Provinsi Papua.

“Insya Allah bulan ini kami sudah mencairkan kurang lebih 2.000 KK (kepala keluarga) di Suku Anak Dalam,” papar Risma.

Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY