Besok, 55.000 Pedagang Pasar Tanah Abang Masuk Vaksinasi Tahap II

0
138
Suasana di bagian luar pasar Tanah Abang DKI Jakarta. Sejumlah pedagang pasar terbesar ini akan mendapatkan vaksinasi. (foto : Alma/mg1/namcom)

Jakarta, Nawacita – Program vaksinasi COVID-19 tahap kedua akan dimulai pada Rabu 17 Febuari 2021. Pada tahap kedua ini akan dilakukan kepada pedagang pasar tanah abang selama enam hari dengan target sekitar 55.000 orang.

Namun, para pedagang Pasar Tanah Abang mayoritas belum mengetahui jika mereka masuk kedalam daftar penerima tahap kedua.
Hal itu diungkapkan salah satu pedagang bernama Pandu (20). Ia mengatakan jika tidak mengetahui adanya vaksinasi yang akan dilakukan mulai Rabu (17/02) besok.

“Sampai saat ini saya tidak tahu ada informasi akan divaksin,” kata Pandu, pedagang di Pasar Tanah Abang, saat ditemui Nawacita.co, Senin (16/2/2021).

Pandu juga mengatakan dirinya akan menolak jika memang akan dilakukan vaksinasi terhadap para pedagang di Pasar Tanah Abang. “Saya tidak mau divaksin, saya takut,” ucapnya.

Tak hanya Pandu, hal senada juga diungkapkan Arman salah satu pedagang kerudung di Pasar Tanah Abang. Ia tidak mengetahui dan menolak jika dilakukan vaksinasi COVID-19.

“Saya tidak tahu ada informasi itu, dan saya juga tidak mau jika harus disuntik vaksin. Saya tidak percaya dengan vaksin, tapi saya percaya ada corona,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan program vaksinasi tahap kedua akan dimulai pada Rabu (17/02/2021).

Melalui konferensi pers pada Senin (15/02), Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan vaksinasi akan dimulai pada pedagang Pasar Tahan Abang.

“Dalam tahap ini, vaksinasi bagi pedagang pasar akan berlangsung selama enam hari dengan menargetkan sekitar 55.000 orang pedagang pasar di Tanah Abang,” ujar Maxi.

Selain pedagang, Maxi mengatakan prioritas penerima vaksin pada tahap kedua ini diantaranya pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah dan aparatur sipil negara (ASN).

“Serta aparat keamanan (TNI,Polri), pariwisata (petugas hotel dan petugas restoran), pelayan publik (Damkar, BPBD, BUMN, BPJS, Kepala/perangkat desa), pekerja transportasi publik, atlet dan wartawan,” jelasnya.

Maxi membeberkan total keselurahan sasaran vaksinasi tahap kedua ini mencapai 38.513.446 yang terdiri dari 21 juta lebih lansia dan hamper 17 juta untuk pekerja pelayanan publik.

Lebih lanjut, kata Maxi, penetapan kelompok prioritas penerima vaksin sudah memperhatikan peta jalan atau road map dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional. mg-1

LEAVE A REPLY