Pekerjaan Mantan Menteri Setelah Tak Menjabat

0
155

Jakarta | Nawacita – Presiden Jokowi beberapa kali melakukan perombakan kabinet atau reshuffle. Pada periode pertama dan kedua, Presiden telah mengganti beberapa menterinya.

Pergantian seorang menteri menjadi hal biasa dalam pemerintahan. Reshuffle dilakukan karena Presiden ingin kerja pemerintah bisa lebih maksimal lagi. Sebab, seorang menteri tugasnya adalah membantu dan menjalankan visi misi presiden.

Namun, dalam dua periode pemerintahan Presiden Jokowi, sudah beberapa kali melakukan perombakan kabinet. Lalu ke mana para menteri sekarang yang sudah terkena reshuffle? Apakah mendapat tugas lain?

 

Pekerjaan Mantan Menteri Setelah Tak Menjabat

Setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri, para mantan menteri ini biasanya bisa dengan mudah bekerja da mendapatkan posisi strategis di sebuah perusahaan. Sebab, para mantan menteri itu dinilai layak untuk bergabung di perusahaan karena memiliki pengalaman bertugas di pemerintahan. Tak heran jika mantan-mantan menteri yang telah habis masa jabatannya biasanya akan menduduki kursi empuk di perusahaan BUMN maupun swasta. Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannya:

 

1. Wishnutama

menparekraf wishnutama laporkan kekayaan ke kpk

Setelah tak menjabat sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Wishnutama kembali ditunjuk untuk menjadi komisaris di perusahaan e-commerce Tokopedia. Sebelumnya, Wishnutama memang sempat menduduki jabatan tersebut sebelum mengundurkan diri pada Oktober 2019 setelah ditunjuk menjadi menteri.

Founder & CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, alasan penunjukan Wishnutama kembali karena Tokopedia percaya pengalaman kepemimpinan dan kreativitas Wishnutama akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

“Tokopedia percaya, pengalaman kepemimpinan dan kreativitas Mas Tama akan memberikan nilai tambah tersendiri, baik untuk para pemimpin di Tokopedia, institusi secara menyeluruh, hingga percepatan terwujudnya misi besar Tokopedia untuk Indonesia,” ungkap pendiri dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, dalam keterangan resminya pada Jumat (5/2).

Ignasius Jonan

ignasius jonan saat perayaan hari bumi ke 49

2. Ignasius Jonan

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masa jabatan 2016-2018, Ignasius Jonan, juga resmi menduduki posisi komisaris di PT Unilever Indonesia, Tbk pada tahun 2020 lalu.

Melansir dari keterangan resmi Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso pada 24 Juli 2020 lalu, pengangkatan Jonan diyakini akan membawa perseroan untuk semakin memahami pasar nasional, terus bertumbuh semakin kuat, dan membawa dampak positif bagi ekosistem dan lingkungan sekitar.

 

3. Saleh Husin

husin ke kpk

Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, setelah tak lagi menjabat sebagai menteri juga menduduki posisi sebagai Presiden Komisaris PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP). Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada tahun 2017 silam.

Saleh Husin sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perindustrian Republik Indonesia periode 2014-2016. Menelisik rekam jejaknya, Saleh juga sempat dipercaya sebagai komisaris di sejumlah perusahaan sektor kehutanan dan industri kayu pada periode 1990-an.

Andrinof Chaniago

004 dru

4. Andrinof Chaniago

Andrinof Chaniago merupakan seorang akademisi dan pengamat kebijakan publik asal Indoensia. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional pada 2014 sampai 2015. Pada tahun 2020 lalu, Andrianof secara resmi diangkat untuk mengisi jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal tersebut sesuai dengan keputusan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), 19 Februari 2020 lalu.

 

5. Rudiantara

001 debby restu utomo

PT Semen Indonesia (pErsero) Tbk, resmi menunjuk mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, sebagai Komisaris Utama perusahaan. Sebelum sah menjadi bos Semen Indonesia, Rudiantara sempat dikabarkan bakal menempati posisi di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Namun, Menteri BUMN Erick Thohir ternyata menunjuk Zukifli Zaini sebagai pemimpin perusahaan setrum pelat merah itu.

Merdeka

LEAVE A REPLY