Tanri Abeng: Fenomena Konstan adalah Perubahan Itu Sendiri

0
386
Rektor Tanri Abeng Univerity, Dr. Tanri Abeng, M.B.A.

JAKARTA, Nawacita Rektor Tanri Abeng Univerity, Dr. Tanri Abeng, M.B.A. menekankan, “Charles Darwin telah mengingatkan kita bahwa bukan makhluk yang kuat dan paling pintar yang bisa bertahan, tetapi justru makhluk yang mampu beradaptasi dalam perubahan. Ingat selalu bahwa fenomena konstan adalah perubahan itu sendiri.” Hal ini disampaikan pada penyelenggaraan Wisuda Program Sarjana ke-4 Tanri Abeng University yang digelar secara virtual pada Sabtu, 12 Desember 2020. Rektor Tanri Abeng Univerity juga memberikan nasihat bagi para wisudawan untuk terus belajar agar siap menghadapi keilmuan dan dunia yang terus berubah.

Di tengah pandemi COVID-19 ini, penyelenggaraan wisuda tahun 2020 ini tetap diadakan, namun dilaksanakan secara virtual. Wisuda virtual tahun ini mengusung tema “Leading Millennial Generation in Disruption Era” dan diikuti oleh 50 orang wisudawan.

Pada sambutannya, Rektor Tanri Abeng Univerity mengungkapkan kegembiraannya melepas para wisudawan, “Sebagai Universitas yang relatif baru tentu kuantitas lulusan sangat kecil, namun Tanri Abeng University sangat mementingkan aspek kualitas sesuai dengan sasaran universitas untuk melahirkan lulusan yang berpredikat ‘Career Ready Professionals’. Sebagai informasi, 90% dari para wisudawan Angkatan 4 ini telah bekerja atau menjadi entrepreneur,  bahkan berkarir di Luar Negeri.”

Selain itu, beliau juga menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian, prestasi para dosen dan mahasiswa Tanri Abeng University. Pencapaian dosen di antaranya adalah Dosen Program Studi Architecture yang terpilih sebagai Best Presenter pada EduARCHsia+SENVAR International Conference, tahun 2019 di Jogjakarta, Juara 3 Sayembara poster “Annual International Mars Society Convention ke 23” tahun 2020 serta juara favorit gambar sketch pada kontes “Heritage Virtual Sketchwalk-IAI”, Jakarta. Selain itu, dua Dosen Business Administration telah menerbitkan 2 buku, serta Dosen Communication Science yang berhasil mendapatkan Hibah DIKTI dan juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang dipilih sebagai Steering Commitee pada “Digitising Early Childhood International Conference” di Perth, Australia pada tahun 2018. Kolaborasi dosen dan mahasiswa Tanri Abeng University, Program Studi Architecture juga berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Asia Tenggara yang masuk 20 besar Semifinalis Dunia pada Proposal Desain Kota di Mars (Mars Society’s State Design Competition-2020) dan banyak pula prestasi yang telah dicapai para mahasiwa.

Sebagai penutup dalam sambutannya, Rektor mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur yang telah memberikan kepercayaan pada Tanri Abeng University untuk mendidik putra-putri daerahnya. Pada wisuda ini, sebanyak dua puluh tujuh (27) wisudawan merupakan putra daerah penerima beasiswa Pemkab Belitung Timur.

Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah 3 Jakarta, Prof. Dr. Agus Setiobudi., M.Sc. turut menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau sekaligus menyampaikan 3 aspek lingkungan belajar abad 21, yaitu kampus sehat, kampus nyaman, dan kampus aman. Beliau menekankan bahwa, “ketiga aspek ini harus dilakukan bersama demi terwujudnya holistic wellness agar seluruh pihak merasakan kebahagiaan dan semangat dalam mengukir prestasi.” Selain itu, beliau mempromosikan pentingnya upaya kampus untuk menjadi kampus bebas dari kekerasan seksual dengan melakukan 4 prinsip penting, “mencegah dengan cara mempromosikan dan mengedukasi tentang kampus sehat, kemudahan, dan keamanan dalam melaporkan kasus, perlindungan bagi pelapor dan penyintas serta tindak lanjut terhadap laporan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Amrizal, M.H. menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan serta harapannya, “Semoga ilmu yang didapat bermanfaat bagi agama dan kemajuan bangsa di era globalisasi ini.”

Tanri Abeng University memiliki track record baik dan terakreditasi unggul. Selain mendidik para wisudawan dengan pengetahuan dan kemampuan, para lulusan dituntut pula untuk memiliki intergritas yang berbasis pada Honesty dan Good Character agar mendapatkan trust yang merupakan asset terpenting bagi kaum profesional.

LEAVE A REPLY