Risma Marahi Pendemo yang Rusak Kota Surabaya

0
254
Risma Marahi Pendemo yang Rusak Kota Surabaya.
Risma Marahi Pendemo yang Rusak Kota Surabaya.

SURABAYA, Nawacita – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) sekitar pukul 18.40 WIB mendatangi lokasi demonstrasi menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja di depan Hotel Grand Inna Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Orang nomor satu di Surabaya itu pun menemui sejumlah demonstran yang berhasil diamankan aparat kepolisian. Dengan mengenakan helm dan jaket hitam, Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini langsung memarahi para pengunjuk rasa yang diamankan tersebut.

”Kenapa kamu ancurin (Kota Surabaya)!? Tega sekali kamu. Rumahmu mana!? Tega sekali kamu! Setengah mati (saya) membangun kota ini.  Kamu pikir aku enak-enak membangun kota ini. Tak belain warga,” kata Risma dengan nada tinggi.

Baca Juga: Risma Marah Lihat Bandar Narkoba Pakai Masker Bonek

Risma terus memuntahkan kekesalannya pada para pengunjuk rasa lantaran dianggap merusak Kota Surabaya yang sudah susah payah dibangun. “Kenapa kamu ke sini!? Aku tanya kenapa kamu ke sini!? Kenapa!? Bawa pak,” pinta Risma kepada petugas agar mengamankan para pengunjuk rasa anarkistis tersebut.

Setelah itu, dengan didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto,  Risma memunguti batu dan botol air mineral yang berserakan di jalan tersebut dan dipindahkan ke pinggir jalan.
Baca Juga: Pamitan Ke Warga Surabaya, Risma: Saya Selesai Februari 2021

Tak cukup di situ, Risma kembali menemui pengunjuk rasa lain yang juga diamankan petugas. Tidak seperti sebelumnya, kali ini Risma lebih mengajak dialog pada demonstran tersebut.

“Kamu dari mana?, tanya Risma.
“Mojokerto bu,” jawab pendemo yang terlihat kepalanya berdarah.

Pendemo yang tertangkap itupun menceritakan kronologi dia bersama beberapa temannya diamankan polisi.

“Kamu ke sini ngapain?” tanya Risma.
“Kami demonstrasi,” jawab pendemo.
“Kamu kenapa demo ke Surabaya? Kenapa?” tanya Risma lagi.
“Karena saya rasa kebijakan DPR tidak mensejahterakan rakyat,” jawab si pendemo lagi.
“Tolong lindungi kami bu. Kami cuma disuruh sembunyi,” pinta para pendemo.

Risma lantas pergi dan meminta tenaga medis untuk memberi perawatan pada demonstran yang kepalanya luka tersebut.

sdnws.

LEAVE A REPLY