Mentan Dorong Produksi Pertanian Halmahera Utara Lebih Maju

0
187
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

HALMAHERA UTARA, Nawacita – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di Pulau Buru Maluku, Maluku Utara, Minggu (04/10/2020). Mentan SYL melanjutkan rangkaian kunjungan kerja di SP 3 Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.

Mentan SYL melihat langsung tanam padi dan panen dengan mekanisasi. SYL memastikan petani tetap bekerja, mengingat pangan menjadi salah satu sumber kekuatan negara yang mendasar, karenanya harus dikawal dengan baik.

“Pertanian tidak pernah mengingkari janji, kita hadir untuk memastikan segalanya berjalan baik. Halmahera Utara adalah daerah yang sangat bagus yang dikaruniai Tuhan. Jaminan pangan dari potensi daerah ini, apalagi di saat Covid seperti ini” ucap Mentan SYL.
Baca Juga: Kementan-TNI AD Sepakat Perkokoh Kesiapan Penyediaan Pangan

Dia menilai, menilai potensi ini mampu menjadi sentra produsen padi di Provinsi Maluku Utara. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Rizal Ismail menyebutkan Maluku Utara menjalankan dua program strategis pertanian, yaitu Program Maluku Utara Menanam, dan Gerakan Orientasi Ekspor Untuk Rakyat Sejahtera.

“Program ini turunan dari Program Gratieks, dan Grasida. Tahun depan kita akan usahakan target mendorong kelapa, pala dan cengkeh” ujar Rizal.

Baca Juga: HIPMI-Kementan: Optimalisasi Sektor Agro di seluruh wilayah Indonesia

Dia melanjutkan, terdapat 5.600 ton pala per tahunnya dan kelapa 233.000 ton. Jika produksi komoditas tersebut dibenahi, akan dapat memenuhi orientasi ekspor komoditas pertanian dari Maluku Utara.

Maluku Utara sendiri mendapatkan total bantuan senilai Rp42,41 miliar yang teralokasikan pada sub sektor tanaman pangan, prasarana dan sarana pertanian, perkebunan, dan hortikultura. Sedangkan untuk Kabupaten Halmahera Utara mendapatkan bantuan sebanyak Rp9,31 miliar.

sdnws.

LEAVE A REPLY