LSM FOMA Aceh Menilai Maklumat Oknum MPU Abdya (Tgk.Muhammad Dahlan) Tidak Relevan

0
1608

Langsa, Nawacita – Menanggapi persoalan internal pesantren Darussalam yang memicu kericuhan beberapa waktu yang lalu, direktur Lsm Foma Aceh berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan musyawarah. pasal nya oknum MPU Abdya yang diketuai oleh Tgk Muhammad Dahlan menganggap bahwa itu adalah tindakan anarkis oleh MPTT-I hingga mengeluarkan maklumat secara sepihak dan tidak relevan.

Secara tidak langsung oknum MPU telah menuduh MPTT-I membuat kekacauan didarussalam dimana persoalan ini tidak terlibat dengan MPTT-I tapi pihak Oknum MPU Abdya menyikapi persoalan ini dengan melarang MPTT-I membuat kegiatan pengkajian dan rateb serebe (dzikir) terkesan mengintimidasi lembaga MPTT-I tersebut, padahal yg demikian itu bukanlah haknya oknum mpu abdya dan juga bukan wilayahnya dalam memutuskan hukum. sangat disayangkan apabila sikap oknum MPU Abdya mengambil satu tindakan tanpa adanya musyawarah bersama pihak terkait didalam persoalan tersebut, padahal kejadian tersebut dipimpin oleh pak gechik Blang poroh sebab beliau bertanggung jawab atas keamanan Darussalam karena Darussalam adalah bagian dari Blang poroh.

” Semoga dengan kejadian ini bisa kita ambil hikmah dalam pengambilan tindakan yang dapat merugikan lembaga atau masyarakat yang tidak tau hal sebenarnya terjadi, dimana peran media sosial sangat mudah untuk mengakses informasi antara benar ataupun Hoax yang dapat menjadi fitnah dan salah paham ummat apalagi soal isu agama ini cukup sensitif kami meminta kepada MPU Aceh untuk memperhatikan dan memantau kinerja MPU disetiap Kab/kota karena dengan adanya maklumat oknum MPU Abdya tersebut keresahan ummat dalam isu menjadi fitnah dan salah paham dimasyarakat Aceh sendiri dimana masyarakat Aceh sangat sensitif soal isu agama. ” Ujar Dafid.

Kami meminta kepada MPU Aceh untuk mengevaluasi kinerja oknum MPU Abdya yang semena-mena mengambil kebijakan yang dapat merugikan orang banyak, dimana maklumat tersebut disalahgunakan dimasyarakat dengan menganggap MPU Abdya tidak mendukung keberadaan ajaran MPTT-I ini sangat fatal kalau salah mengunakan maklumat tersebut.

Laporan : Nurul Fazri

LEAVE A REPLY