Doni Monardo: Influencer tak Sebar Info Palsu Soal Obat Covid

0
276
Foto: Ketua BNPB Doni Monardo
Doni Monardo.

BANDUNG, Nawacita — Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta influencer tidak membuat pernyataan yang tidak benar terkait pandemi Covid-19. Termasuk, informasi mengenai sudah ditemukannya obat Covid-19.

Menurut Doni, Satgas akan dengan senang hati menerima masukan dari pihak manapun jika memang ada informasi mengenai obat tradisional yang bisa berdampak pada ketahanan tubuh manusia. Namun, saat obat tradisional itu disebut obat untuk Covid-19, jelas tidak benar.

“Tidak boleh ada yang mengklaim ini obat tradisional jadi obat Covid-19. Berbahaya karena pada saat ini ada publik figur yang menyebut bahwa ini (obat tradisional) adalah obat virus,” ujar Doni menanggapi video Anji dan Hadi Pranoto terkait klaim obat, di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (6/8).

Hingga saat ini, kata Doni, belum ada pihak manapun yang berhasil menemukan obat virus ini secara medis. Bahkan, vaksin Covid-19 saat ini masih dalam tahap uji klinis.

“Sampai sekarang obatnya belum ada. Kalau jamu atau herbal seperti itu memang banyak warga kita yang melakukannya (meminuman herbal) sejak lama,” katanya.

Doni mengatakan, tidak ada yang salah dengan penggunaan obat herbal untuk menangkal berbagi jenis penyakit. Namun, ketika obat itu ingin diperjualbelikan agar dikonsumsi banyak orang maka baiknya melalui serangkaian uji klinis. Termasuk mendapat izin edar dari BPOM dan Kementerian Kesehatan.

Doni pun mengimbau pada masyarakat agar tidak terpancing dengan berbagai informasi tak valid terkait Covid-19. Termasuk dengan keberadaan obat yang diklaim sejumlah pihak sudah ada dan bisa digunakan.

“Kalau obat yang benar (Covid-19) nanti akan ada pengumuman resmi dari Kementerian Kesehatan,” katanya.

repblk

LEAVE A REPLY