LKPJ Ditolak Fraksi PKB, Mahfudz: Soalnya Pemkot Tidak Menghiraukan Dewan!

0
240

Surabaya, Nawacita – Pada rapat paripurna yang dilaksanakan hari Senin 20 Juli 2020, dengan tegas fraksi PKB menolak Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pasalnya fraksi PKB beralasan belum menerima laporan hasil audit BPK yang diminta kepada Pemkot beberapa hari lalu.

Mahfudz selaku sekretaris fraksi PKB membenarkan alasan tersebut. Ia hasil audit BPK dianggap penting. Padahal dari jauh-jauh hari Fraksi PKB telah mengingatkan Pemkot terkait hal itu.

“Kami tolak LKPJ Pemkot. Soalnya Pemkot tidak menghiraukan dewan. Kami itu sudah minta hasil audit dari jauh-jauh hari loh,” katanya kepada Nawacita pada Senin 20 Juli 2020 di gedung DPRD Kota Surabaya.

Laki-laki yang menjabat sebagai sekretaris komisi B itu melanjutkan, bahwa hasil audit BPK diperlukan untuk mencocokan langsung antara hasil audit dengan LKPJ yang disetorkan.

“Makanya kami konsisten (menolak,red). kalau sampai pada pandangan akhir tidak memberikan ya kami tolak. Ini kan yang dipakai uang rakyat. Kami perwakilan dari rakyat. Jadi kami harus tau dong,” lanjutnya.

Ia menegaskan, walaupun sudah mendapatkan stasus WTP dari BPK, bukan berarti dewan tidak berhak melihatnya kembali. Sebab agar semua dewan bisa mempelajari LKPJ secara mendalam.

“Kita tidak diberi lampiran audit BPK. Harusnya dilampirkan. Kita kan tidak punya kapasitas yang kredibel untuk audit keuangan. Agar kita bisa beri rekomendasi-rekomendasi,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY