Risma: Yang Pacaran Jangan Pegangan Tangan Dulu Ya Gaes

0
553
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma).

SURABAYA, Nawacita Pandemi virus corona dan penyakit Covid-19 semakin meresahkan. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) pun menghimbau kepada seluruh warga untuk menerapkan social distancing, serta menjaga kebersihan tubuh dengan rutin mencuci tangan.

Hal tersebut disampaikan secara gamblang dalam vlog terbaru yang diunggah di akun instagram resmi @surabaya. Dalam unggahan itu, ada beberapa poin penting yang sempat dijelaskan Risma. Salah satunya meminta warga Surabaya untuk turut serta menjaga kebersihan rumah ibadah. Ini penting dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona dan penyakit COVID-19 yang semakin meresahkan.

Risma juga berpesan kepada warga Surabaya agar selalu menjaga jarak (social distancing) bila sedang berada di keramaian. Menariknya, anjuran tersebut ditujukan pula untuk para kawula muda yang sedang dimabuk cinta.

Baca Juga: Waspada Corona, Pemprov Jatim Siapkan Rapid Test

“Jadi buat kalian yang pacaran juga sementara gak usah pegangan tangan. Kemudian kalau duduk agak jauh, jaraknya yang dianjurkan para ahli itu minimal 1 meter. Di kafe, warung, di taman juga harus jaga jarak,” tegas Risma.

Selain itu, warga diminta untuk rutin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Dia mengatakan bahwa Pemkot Surabaya telah menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik keramaian. “Sebelum cuci tangan kita tidak boleh mengusap mata, hidung, mulut, atau muka kita,” tegas Risma.

Baca Juga: Sikapi Dampak Covid-19, HIPMI Gelar Konsolidasi Virtual Bareng Cabang Se-Jatim

Sebagai upaya pencegahan, Risma menganjurkan warga mengenakan masker bila mendatangi tempat-tempat umum. “Begitu ya gaes, ibu berharap Covid-19 bukan menjadi halangan kita untuk maju, kita harus bekerja keras untuk mencegahnya. Karena itu ayo kita lawan Covid-19. Saya yakin arek-arek Suroboyo bisa melakukan itu,” ulasnya.

Saat ini, jumlah pasien positif corona di Jawa Timur memang terus mengalami peningkatan. Dari total sembilan orang pada Kamis, 19 Maret 2020, sekarang menjadi 15 orang pada Jumat 20 Maret 2020.

Selain penambahan pasien positif corona, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di daerah tersebut juga meningkat signifikan. Bila sebelumnya pasien ODP berjumlah 91 orang, kini telah bertambah menjadi 635 orang.

oknws.

LEAVE A REPLY