DPR Harus Responsif dengan Keresahan Rakyat Terkait Omnibus Law

0
138

Jakarta, Nawacita – Pasal-pasal yang ada di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang beberapa waktu lalu telah diusulkan oleh pemerintah ke DPR RI, seharusnya tidak merugikan rakyat meski tujuan utamanya adalah untuk memperlancar investasi.

Pendapat tersebut dikemukakan oleh Anggota DPD RI, Fahira Idris dalam menanggapi banyak pasal kontroversi dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Dia pun menilai ini sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandekkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

Menurut dia, kemendekkan ekonomi memang butuh terobosan, tetapi jika terobosan tersebut berpotensi merugikan rakyat kebanyakan dan mengabaikan kelestarian lingkungan hidup, maka geliat perekonomian bangsa ini tidak akan lagi mempunyai makna.

“Ini mengonfirmasi cara pandang pemerintah yang menganggap hak pekerja dan ketentuan lingkungan hidup menghambat investasi. Cara pandang ini mengarah ke rasa frustasi, dari pada sebuah terobosan,” kata Fahira di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Menurut Fahira, jika DPR RI tidak responsif mendengar keresahan rakyat dan tidak kritis atas pasal kontroversi dalam RUU itu, maka dikhawatirkan gelombang protes akan membesar. Idealnya RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini bisa membuat rakyat tenang.

“Tentunya rakyat khawatir mengingat komposisi di parlemen didominasi partai pendukung pemerintah. Kuncinya dalam pembahasan nanti (oleh DPR RI dan pemerintah), harus setransparan mungkin dan membuka pintu lebar-lebar atas berbagai aspirasi rakyat,” ujarnya.

Untuk diketahui, sejak draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja diusulkan, berbagai kontroversi langsung mengemuka. Dari sisi pengaturan tenaga kerja, RUU ini dinilai tidak mencerminkan prinsip ketenagakerjaan yakni kepastian kerja, jaminan pendapatan, dan jaminan sosial.

Sementara itu, penghapusan izin lingkungan demi memperlancar investasi, berpotensi merugikan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang akibat rusaknya lingkungan hidup yang sebenarnya adalah penyangga utama ekonomi sebuah bangsa.

RSA

LEAVE A REPLY