Pasca Kebakaran Hutan, Australia Dilanda Hujan Es Sebesar Bola Golf

0
327
Australia Dilanda Hujan Es Sebesar Bola Golf.
Australia Dilanda Hujan Es Sebesar Bola Golf.

AUSTRALIA, Nawacita – Badai disertai hujan lebat telah terjadi di daerah-daerah yang dilanda kebakaran di Australia timur. Tetapi pihak berwenang memperingatkan krisis kebakaran hutan di Australia masih jauh dari selesai. Dilansir dari bbc.com, lebih dari 80 kobaran api masih menyala di New South Wales (NSW) dan Victoria pada hari Senin (20/1/2020) meskipun terjadi hujan deras.

Bahkan Melbourne dan Canberra telah dilanda badai besar dengan hujan es sebesar bola golf jatuh di beberapa daerah. Ratusan panggilan darurat berdering. Pasalnya hujan es mampu menghancurkan jendela kantor dan kaca depan mobil di ibukota Australia. Badai parah juga telah diperkirakan bakal terjadi di negara-negara yang dilanda kebakaran hutan.

Victoria, NSW, dan Queensland mengalami hujan lebat dan banjir dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini meringankan kebakaran dalam beberapa saat. Tetapi angin kencang juga menghasilkan awan debu, sehingga langit di kota-kota NSW berwarna lebih gelap seperti Orange dan Dubbo.

Baca Juga: Kebakaran di Australia Telan Kerugian Mencapai Rp7 Triliun

Puluhan himpunan masyarakat di seluruh tenggara Australia masih trauma akibat kebakaran besar yang disebut-sebut sebagai kebakaran paling merusak dalam catatan dunia. Sejak September, kobaran api telah menewaskan sedikitnya 30 orang, menghancurkan lebih dari 2.000 rumah dan membakar 10 juta hektar tanah wilayah yang hampir seukuran dengan Inggris. Krisis telah diperburuk oleh rekor suhu, kekeringan parah dan perubahan iklim.

Harus Tetap Waspada

Pada hari Senin (20/1/2020), Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan hujan baru-baru ini terbukti “sangat membantu” bagi masyarakat yang terkena dampak kebakaran hutan. Namun dia menambahkan bahwa badai juga menghambat beberapa upaya pemadaman kebakaran dan menyebabkan tanah longsor di jalan raya.

Baca Juga: Hujan Turun Setelah Muslim Australia Gelar Salat Istisqa

Kualitas udara di ibukota negara bagian, Melbourne, melonjak melampaui tingkat berbahaya minggu lalu karena asap dari kebakaran hutan di dekatnya. “Pada akhirnya, kita harus tetap waspada. Ini 20 Januari musim kebakaran masih jauh dari selesai,” kata Andrews kepada wartawan.

Kondisi kebakaran terburuk di Victoria terjadi pada minggu-minggu pertama bulan Februari. Andrews mengatakan masih ada titik api besar seluas lebih dari 1,5 juta hektar dari kebakaran yang berkobar di timur negara bagian itu pada Malam Tahun Baru.

Petugas pemadam kebakaran di NSW juga memperingatkan wilayahnya akan kembali ke kondisi panas dan berangin akhir pekan ini. Sementara para ahli memperkirakan bahwa lebih dari 1 miliar hewan telah musnah dalam bencana kebakaran hutan di Australia.

aybnws.

LEAVE A REPLY