Jokowi: Tak Ada Target 100 Hari Kerja

0
357
anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.
anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

JAKARTA, Nawacita – Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya tidak menetapkan target 100 hari kerja setelah pelantikan anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019) seusai berfoto bersama para menteri dan kepala lembaga yang baru saja dilantik. “Nggak ada target 100 hari, kita ini melanjutkan yang sebelumnya,” kata Jokowi.

Menurutnya pemerintah ingin fokus ke isu defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan. Di samping itu, Jokowi ingin membuka lapangan pekerjaan dengan cara menarik investasi sebanyak-banyak.

Baca Juga: Jokowi Resmi Lantik Jajaran Kabinet Indonesia Maju

Pemerintah juga memperhatikan mengenai reformasi birokrasi. Jokowi menyatakan dirinya telah menyampaikan pesan kepada para menteri bahwa reformasi birokrasi harus diselesaikan secara konkrit. Hal-hal yang dianggap ruwet harus disederhanakan.

Baca Juga: Jokowi Serahkan Surat Petikan Keputusan Presiden Pada 38 Menteri

“Kemudian tentu saja prioritas utama kita lima tahun ke depan pembangunan sumber daya manusia. Semuanya yang berkaitan dengan itu harus kita garap secara ramai-ramai sehingga memunculkan sebuah daya saing, memunculkan sebuah competitivenes index yang meloncat lebih baik,” kata Jokowi yang juga ingin APBN digunakan lebih fokus dan terarah.

Seperti diketahui, Jokowi telah melantik 34 menteri dan 4 kepala lembaga yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju. Latar belakang mereka beragam, mulai dari pengusaha, polisi, militer, akademisi, aktivis dan profesional.

bsnws.

LEAVE A REPLY