Inilah Profil Ketua MPR Bambang Soesatyo

0
379
Bambang Soesatyo resmi menjadi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019–2024.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

JAKARTA, Nawacita – Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo resmi menjadi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019–2024. Mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini terpilih secara aklamasi pada Kamis 3 Oktober malam.

Bamsoet –sapaan akrabnya– dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan dengan dipimpin Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Pelantikan ini menjadi klimaks dari perjalanan memilih ketua MPR yang sempat berlangsung alot.

Kepastian Bamsoet menjadi ketua MPR setelah Fraksi Partai Gerindra memberikan dukungan di menit-menit akhir. Awalnya Gerindra ngotot mengusung Ahmad Muzani sebagai ketua MPR.

Baca Juga: Bamsoet Terpilih Jadi Ketua MPR Periode 2019-2024

Begitu terpilih sebagai ketua MPR, Bamsoet tampak semringah. Dia menyalami sembilan pimpinan lainnya, termasuk Muzani. Kemudian ruangan menjadi bergemuruh ketika Bamsoet mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“Terima kasih untuk ketua umum saya,” kata Bamsoet sambil menoleh ke tempat duduk Airlangga yang menjadi tamu undangan, Jumat (4/10/2019).

Tanda-tanda Bamsoet bakal menjadi ketua MPR sudah terbaca sehari sebelumnya. Seluruh fraksi partai politik Koalisi Indonesia Kerja mendukungnya. Tak hanya itu, PKS, Demokrat, dan kelompok DPD juga memberi dukungan.

Di jagat politik Tanah Air, Bamsoet termasuk politikus kawakan. Dilansir dari laman pribadinya, ketua DPR periode 2014–2019 ini aktif di berbagai organisasi sejak muda hingga dewasa. Menariknya, dia sarat pengalaman di berbagai bidang.

Bamsoet pernah terjun di dunia pers, bisnis, dan tentu saja politik. Namanya mentereng saat bergabung di Partai Golkar hingga puncaknya memimpin DPR.

Lahir di Jakarta, 10 September 1962, Bamsoet tumbuh dan besar di keluarga tentara. Dia menyelesaikan pendidikan dasar dan tinggi di DKI Jakarta.

Pada umur 19 tahun, Bamsoet masuk Akademi Accounting Jayabaya, Jakarta. Setelah itu, ia mengambil S-1 di Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia.

Sejak mahasiswa, Bamsoet terlibat aktif di berbagai organisasi. Ia tercatat pernah menjabat ketua umum Senat Mahasiswa Akademi Akuntansi Jayabaya, ketua umum Badan Perwakilan Mahasiswa, pemred Majalah Universitas Jayabaya, dan ketua umum Ikatan Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta se-Indonesia.

Kariernya di dunia jurnalistik tersemai ketika menjadi pimpinan umum Majalah HMI Cabang Jakarta. Pada usia 23 tahun, Bamsoet menjadi wartawan Harian Umum Prioritas. Setelah itu pindah ke Majalah Vista. Karirnya menanjak kala menjadi pemimpin redaksi majalah Info Bisnis pada usia 29 tahun.

Kariernya juga melesat hingga akhirnya menjabat pemimpin redaksi Suara Karya. Lepas dari redaksi, dia ditunjuk sebagai direktur di perusahaan yang menerbitkan koran tersebut. Dalam dunia bisnis, Bamsoet menjadi direktur independen PT SIMA Tbk. Setahun berikutnya menjadi direktur Kodeco Timber.

Baca Juga: NasDem Klaim 8 Fraksi Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR

Dari Golkar, Bamsoet melenggang ke Senayan. Dia dikenal vokal terhadap sejumlah isu “kakap”, antara lain kasus Bank Century. Pernah mengisi Komisi III dan Banggar, Bamsoet akhirnya menjadi ketua DPR menggantikan koleganya, Setya Novanto, yang tersandung kasus korupsi.

Berikut ini profil lengkap Bambang Soesatyo:

Lahir: Jakarta, 10 September 1962.

Agama: Islam.

Jabatan: Ketua MPR 2019–2024.

Riwayat Pendidikan:

– SMA Negeri 14 Jakarta 1978–1981.

– S-1 Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia Jakarta 1985-1987.

– S-2 Program MBA IM Newport Indonesia.

Riwayat Pekerjaan:

– Anggota Komisi III dan Banggar DPR 2009–2014.

– Direktur Kodeco Timber (HPH/HTI), 2017.

– Direktur PT SIMA Tbk, 2006.

– Direktur PT Suara Rakyat Membangun (Suara Karya), 2004.

– Pemimpin Redaksi Harian Umum Suara Karya, 2004.

– Komisaris PT Suara Irama Indah, 1999.

– Pemimpin Redaksi Majalah Info Bisnis, 1991.

– Direktur PT Info Jaya Abadi, 1991–2013.

– Sekretaris Redaktur Majalah Vista, 1987.

– Wartawan Harian Umum Prioritas, 1985.

Organisasi:

– Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Pusat, 2012–2015.

– Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, 2010–2015.

– Wakil Bendahara Umum DPP Golkar, 2009–2015.

– Bendahara Umum KAHMI Pusat, 2009–2012.

– Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, 2009–2014.

– Wakil Bendahara Umum PPK Kosgoro 1957, 2008–2013.

– Ketua Kompartemen Organisasi DPP REI, 2007.

– Ketua Kompartemen Media Massa Paguyuban Wayang Nusantara, 2007.

– Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro 1957, 2006–2009.

– Bendahara DPP AMPI, 2006–2009.

– Pengurus Pusat Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL), 2005–2009.

– Anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).

Riwayat Pergerakan:

– Ketua Umum Organisasi Mahasiswa Mapussy Indonesia, 1989–1992.

– Wakil Sekretaris Korkom HMI Universitas Jayabaya, 1988.

– Wasekjen PB HMI, 1988–1990.

Riwayat Penghargaan:

– The Best and The Next Legislator Award, 2014.

– PWI News Maker Award, 2010.

– Top Eksekutif Indonesia, 1996.

– Ardhi Karya Award, 1995.

oknws.

LEAVE A REPLY