Negara yang Pernah Melakukan Pemindahan Ibu Kota

0
368
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, Nawacita Wacana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur terus bergulir. Merujuk pengalaman negara-negara lain ternyata langkah serupa pernah dilakukan.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan studi pengalaman negara-negara lain dalam memindahkan ibu kota. AS menjadi negara yang dinilai paling sukses dalam pemindahan ibu kota dari New York ke Washington D.C.

Dalam Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara yang dilakukan oleh Bappenas yang dikutip wartawan, Jumat (6/9/2019) setidaknya lima negara yang memindahkan ibu kota negara.

Baca Juga: Canberra Jadi Salah Satu Inspirasi Ibukota Baru Indonesia

Dari negara-negara tersebut terlihat bahwa pemindahan ibu kota bukan sesuatu yang gampang karena selain membutuhkan dana jumbo juga memakan waktu yang cukup lama. Berikut ada lima negara di dunia yang memindahkan ibu kota negara:

1. Brasil

Rio de Janeiro menjadi ibu kota Brasil selama hampir 200 tahun sebelumnya akhirnya pemerintah negara tersebut memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Brasilia. Kota di tengah hutan Amazon ini berjarak 934 kilometer dari ibu kota lama.

Pada 1960, pembangunan ibu kota Brasilia dimulai. Prosesnya tergolong singkat yakni hanya lima tahun, sehingga diresmikan pada 1960. Kini, Brasilia menjadi kota dengan penduduk terbesar ketiga di Brasil setelah Rio dan Sao Paulo.

2. Malaysia

Malaysia menjadi negara terbaru yang merampungkan pemindahan ibu kota. Pusat pemerintahan Negeri Jiran itu dipindahkan dari Kuala Lumpur ke Putrajaya pada tahun 1996.

Proses pembangunan ibu kota ini juga tergolong cepat hanya lima tahun sebelum diresmikan pada 2001. Namun, tak semua lembaga negara dan pemerintahan ikut pindah karena Istana Kerajaan, Parlemen, dan seluruh kantor kedutaan asing tetap di Kuala Lumpur.

3. AS

Di era modern, AS menjadi negara pertama di dunia yang melakukan pemindahan ibu kota. Pemindahan dilakukan ke sebelah selatan kota New York, yakni Washington DC. Jarak kedua kota ini sekitar 359 km.

Proses pemindahan ibu kota ini sangat lama. Desain ibu kota dibuat pada 1791, namun baru dieksekusi pada 1922. Lembaga trias politika AS pindah ke DC, termasuk 177 kantor kedutaan asing dan kantor pusat lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

Penduduk DC terus berkembang pesat. Saat desain dibuat, penduduknya hanya 8 ribu jiwa dan kini mencapai lebih dari 700 ribu meski jumlah turis asing mencapai 20 juta per tahun.

4. Pakistan

Pemindahan ibu kota Pakistan dari Karachi ke Islamabad dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Ayub Khan. Proses pemindahan berlangsung sangat singkat hanya empat tahun saja.

Baca Juga: Usulan Nama Ibu Kota Baru Indonesia, Jokopolis Hingga Saint Jokoburg

Islamabad memiliki lokasi yang strategis meski letaknya di area pegunungan. Kendati demikian, kota yang berjarak 1.434 km dari ibu kota lama ini dekat dengan kota besar Rawalpindi dengan iklim terbaik karena berlokasi di dataran tertinggi di Pakistan Barat.

5. Korea Selatan

Pemerintah Korsel memindahkan ibu kota dari Seoul ke Sejong City yang berjarak cukup dekat 137 km. Pemindahan dilakukan karena Seoul sudah terlalu padat penduduk, sehingga menyebabkan kemacetan dimana-mana.

Proses pemindahan ibu kota ini cukup lama dan masih berlangsung hingga saat ini. Konstruksi dimulai pada 2007 dan ditargetkan selesai semua pada 2030. Hingga 2017, sudah 40 instansi pemerintah dan 15 lembaga penelitian pindah ke Sejong City.

inws.

LEAVE A REPLY