Kericuhan Aksi Massa di Depan Kantor DPRD Nabire Papua

0
363
Kericuhan Aksi Massa di Depan Kantor DPRD Nabire Papua.
Kericuhan Aksi Massa di Depan Kantor DPRD Nabire Papua.

NABIRE, Nawacita – Aksi massa berupa unjuk rasa warga menolak perlakuan rasisme kembali berlanjut di bumi Papua. Ribuan warga Nabire turun ke jalan dan sempat ricuh, Kamis pagi (22/8/2019).

Ribuan warga Nabire yang berasal dari pegunungan dan pantai datang dan berkumpul di depan kantor DPRD Kabupaten Nabire.

Mereka datang berombongan ke Distrik Nabire dengan membawa berbagai spanduk dan bendera Bintang Kejora.

Massa yang berkumpul di depan Kantor DPRD ditemui tokoh adat, tokoh agama, pejabat pemerintah Kabupaten Nabire, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Baca Juga: Bentrokan 2 Kubu Terjadi di Depan Kantor Dewan Adat di Fakfak
Pantauan wartawan, aksi massa sempat terjadi kericuhan berupa saling lempar batu antara pengunjuk rasa dengan petugas yang mengamankan jalannya demonstrasi.

Baku lempar batu ini mengakibatkan kaca bagian depan Gedung DPRD Kabupaten Nabire pecah dan mengalami kerusakan. Petugas berusaha meredam dengan gas air mata.

Kericuhan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Beberapa saat kemudian, aparat gabungan berhasil mengendalikan situasi sehingga kericuhan dan aksi lempar batu tidak semakin meluas.
Baca Juga: Penyebar Provokasi Papua Telah Dipantau Tim Siber Polda Sulsel
Selanjutnya, sekitar pukul 11.30 WIT perwakilan massa mulai menyampaikan orasi di depan kantor DPRD Kabupaten Nabire dengan mendapat penjagaan dari petugas gabungan.

Petugas gabungan yang dikerahkan sebanyak 650 personel dari Polri dan TNI, serta dibantu personel dari Polda Papua. Kapendam XVII Cendrawasih Letkol CPL Eko Daryanto menyatakan situasi masih terkendali. “Itu demonstrasi biasa,” katanya.

Hingga Kamis (22/8/2019) siang, jaringan internet di Papua dilaporkan masih sulit diakses karena dibatasi. Komunikasi terbatas hanya bisa dilakukan via sambungan telepon.

sdnws.

LEAVE A REPLY