Marinir TNI AL Ajari Cara Bertahan Hidup Kepada Marinir AS

0
1497
Marinir TNI AL Ajari Cara Bertahan Hidup Kepada Marinir AS.
Marinir TNI AL Ajari Cara Bertahan Hidup Kepada Marinir AS.

BANYUWANGI, Nawacita – Prajurit Marinir TNI AL mengajarkan cara-cara bertahan hidup di dalam hutan atau jungle survival, kepada para prajurit Marinir Amerika Serikat (AS).

Para prajurit marinir kedua negara tersebut, tergabung dalam Marine Exercise, bagian dari Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019. Mereka menggelar latihan bersama di Hutan Selogiri, Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

Serma Mar. Dedi Rochaedi dibantu Kopda Mar. Taufik Hidayat, beserta sejumlah pelatih dari Batalion Infanteri 5 Marinir lainnya begitu semangat dalam memberikan penjelasan tentang tata cara bertahan hidup di hutan.
Baca Juga: Marinir TNI AL dan USMC Amerika Serikat Latihan Menembak
Para pelatih ini memperkenalkan sekaligus mempraktikkan cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, antara lain biawak dan ular, serta memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak terlebih dulu) dan yang tidak bisa dimakan.

Prajurit marinir kedua negara cukup antusias dalam mengikuti materi latihan yang diberikan para pelatih Korps Marinir TNI AL.

Meskipun awalnya terlihat agak geli, namun prajurit Marinir AS mencoba mencicipi sejumlah botani dan hewani yang telah dicontohkan terlebih dulu oleh para pelatih maupun peserta dari Marinir Indonesia. Bahkan beberapa di antara mereka ada yang mencoba menangkap ular dan biawak.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Letkol Mar. Arip Supriyadi, Perwira Interpreter Mayor Mar. Anton Waris Kuncoro, Pasiops Yonif 5 Marinir Kapten Mar. Haris Tri Purnama, dan Pasi Intel Kapten Mar. Yudi Alhudi.

Arip Supriyadi mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian latihan bersama Korps Marinir Indonesia-Amerika dengan sandi Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019 yang akan berlangsung hingga 6 Agustus 2019.

“Sebelum melaksanakan materi Jungle Survival, mereka juga berlatih patroli tempur yang bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit marinir kedua Negara,” katanya.

Sebagaimana diketahui, latihan ini melibatkan 245 prajurit dengan rincian 205 prajurit Korps Marinir TNI AL, dan 40 prajurit Marinir Amerika (USMC).

sdnws.

LEAVE A REPLY