Catatan Sejarah 20 Juli: Meninggalnya Sultan Hamengkubuwono VI Hingga Neil Armstrong Mendarat di Bulan

0
473
Neil Armstrong Mendarat di Bulan.
Neil Armstrong Mendarat di Bulan.

JAKARTA, Nawacita – Sejumlah peristiwa atau momen terjadi pada tanggal 20 Juli. Beberapa momen yang terjadi pada 20 Juli tercatat menjadi sejarah yang mendunia sepanjang perjalanan hidup manusia.

kami merangkum beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi tepat pada 20 Juli. Berikut peristiwa atau momen yang terjadi pada 20 Juli berdasarkan sumber Wikipedia :

1. Kecelakaan Kereta di Michigan Merenggut 30 Jiwa

Sebuah kereta mengalami kecelakan di daerah Pere Marquette Railroad, Michigan, pada 20 Juli 1907. Tidak ada catatan pasti yang menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut.

Namun, kecelakaan tersebut merenggut 30 korban jiwa yang disinyalir merupakan para penumpang kereta. Selain itu, terdapat 70 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

2. 500 Ribu Orang Menentang Anti-Semitisme di London

Pada 20 Juli 1933, ‎sekira 500.000 ribu orang berbaris di Ibu Kota London, Inggris, untuk menentang paham anti-Semitisme. Anti-Semitisme sendiri merupakan suatu sikap permusuhan atau prasangka terhadap kaum Yahudi.

Mereka membentuk tindakan penganiayaan atau penyiksaan terhadap agama, etnik, kelompok ras, mulai dari kebencian individu hingga lembaga.

Fenomena yang paling terkenal dalam paham anti-Semitisme ‎yakni adanya ideologi Nazisme dari Adolf Hitler. Ideologi tersebut menyebabkan pemusnahan terhadap kaum Yahudi Eropa.

3. Israel dan Suriah Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata

Israel dan Suriah menandatangani perjanjian untuk gencatan senjata pada 20 Juli 1949. Perjanjian tersebut disepakati kedua negara setelah berperang selama 19 bulan. Kesepakatan perjanjian tersebut sekaligus mengakhiri perang antara keduanya.

Perjanjian tersebut tercetus setelah gabungan lima negara yakni, Arab-Mesir, Suriah, Yordania, Lebanon, dan Irak menyerang Israel setelah adanya deklarasi kemerdekaan. Pertempuran tersebut dinamakan Perang Arab-Israel.

Negara lain yakni, Maroko, Sudan, Yemen dan Arab Saudi juga mengirimkan pasukan untuk melawan Israel. ‎Setelah hampir mau setahun, gencatan senjata dideklarasikan dan batas wilayah sementara dikenal sebagai Garis Hijau.

4. Raja Yordania Dibunuh saat Salat Jumat di Yerusalem

Raja Abdullah I dari Yordania atau yang dikenal dengan Abdullah bin Husen dibunuh oleh ‎seorang nasionalis Arab saat sedang melaksanakan Salat Jumat di Kubah Shakhrah, Yerusalem, pada 20 Juli 1951.

Sang pembunuh diduga tidak menghendaki adanya perjanjian damai dengan Israel. Saat itu, Raja Abdullah sedang memimpin Yordania. Yordania sendiri kala itu baru beberapa tahun merdeka.

5. Neil Armstrong Mendarat di Bulan

Pesawat ulang alik Apollo 11 berhasil mendarat di bulan pada ‎20 Juli 1969. Pesawat misi luar angkasa ini berhasil mendarat dengan membawa manusia ke bulan. Pesawat luar angkasa ini diawaki oleh Neil Armstrong, Edwin Aldrin, dan Michael Collins.

Pesawat proyek NASA ini awalnya diluncurkan dari bumi pada 16 Juli 1969 dengan menggunakan roket Saturn V. Apollo 11 dan 3 orang awaknya merupakan pesawat sekaligus orang yang pertama kali menginjakkan kaki di bulan.

Neil Armstrong dan seorang rekannya berhasil menjelajahi bulan selama 2,5 jam.‎ Neil Armstrong merupakan pilot komando yang berhasil membawa Apollo 11 mendarat di bulan.

6. Viking 1 Mendarat di Mars

Wahana angkasa bernama Viking 1 berhasil mendarat di Planet Mars pada 20 Juni 1976. Viking 1 merupakan program NASA yang pertama berhasil mendarat di Planet Mars.

Viking 1 berhasil memegang rekor misi terpanjang untuk bertahan di permukaan Mars. Viking 1 bertahan di Planet Mars selama 6 tahun 116 hari. Namun, rekor tersebut saat ini sudah dikalahkan oleh Opportunity Rover pada 19 Mei 2010.

7. Meninggalnya Sri Sultan Hamengkubuwono‎ VI

Sri Sultan Hamengkubuwono ‎VI menghembuskan nafas terakhirnya pada 20 Juli 1877. Dia meninggal di usia 55 tahun. Sri Sultan Hamengkubuwono IV merupakan sultan keenam Kesultanan Yogyakarta.

Sri Sultan Hamengkubuwono IV sendiri memiliki nama asli Gusti Raden Mas Mustojo yang merupakan putra ke-12 dari Sultan Hamengkubuwono IV.

Hamengkubuwono VI naik Tahta menjadi Sultan setelah kakaknya yakni, Hamengkubuwono B meninggal dunia secara misterius pada 1855. Hamengkubuwono VI memimpin Kesultanan Yogyakarta mulai dari 1855 hingga 1877.

oknws.

LEAVE A REPLY