Kader PPP Blitar Klaim Usulkan Khofifah Jadi Ketum: Tidak Neko-neko

0
205
Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah Indar Parawansa.

Blitar,Nawacita – Dorongan menjadikan Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Umum PPP diklaim berasal dari kader partai berlambang Kakbah di Kota Blitar. Mereka ingin pemimpin wanita, karena terbukti selalu berjalan lurus dan tidak neko-neko.

Ketua DPC PPP Kota Blitar Agus Zunaidi mengatakan, dorongan nama Khofifah muncul saat Romarhumuziy tiba-tiba di OTT KPK di Sidoarjo. Padahal sehari sebelumnya, Rommy diketahui berkunjung ke Blitar.

“Besoknya begitu saya dengar Gus Rommy di OTT KPK, saya langsung mengusulkan agar Ketua Umum diganti wanita saja. Pemimpin wanita itu terbukti berjalan lurus, gak neko-neko. Dan kader PPP wanita yang kapabel ya Bu Khofifah,”kata Agus di ujung telepon saat dihubungi detikcom, Kamis (28/3/2019).

Agus mengaku, langsung membagikan usulan di grup WA DPW Jatim mengusulkan nama KIP sebagai Ketum PPP. Namun karena pelantikan Gubernur Jatim terlalu dekat dengan “bencana” yang melanda partai berlambang kakbah ini. Sehingga bisa dimaklumi jika Khofifah masih konsentrasi pada 100 hari pertama memimpin Jatim.

Menurut Agus, ada tiga faktor yang menjadi dasar pemikirannya memunculkan nama Khofifah sebagai ketua umum partainya. Pertama, Khofifah merupakan kader asli PPP yang sangat militan. Kedua, karir politik Khofifah juga cemerlang, dengan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI, Ketua Fraksi PPP. Dan saat menjadi Gubernur Jatim, PPP satu-satunya partai hijau yang memberikan dukungan.

“Ketiga, belum ada kader perempuan yang menjadi Ketum. Kita lihat di PDIP ketumnya perempuan juga bisa menjadi besar. Dan Khofifah juga bergerilya untuk bersih, tegas dan sudah teruji. KIP juga punya umat muslimat seluruh Indonesia. KIP saya kira bisa membesarkan partai yang bersih dan independent,” bebernya.

Sebenarnya banyak kader partai dari kaum lelaki yang baik. Namun bagi Agus, akan lebih baik memilih kader yang terbaik di antara yang baik.

“Hal-hal yang bengkok-bengkok itu jarang dilakukan perempuan. Jadi kebutuhannya sedikit, gak kayak laki-laki. Biasanya lebih bersih, membawa partai lebih mandiri,” tandasnya.

Agus yang juga sebagai Koordinator Ketua DPC PPP Dapil 6 yang meliputi Blitar, Kediri dan Tulungagung menyatakan, belum ada nama lain yang diunggulkan sebagai Ketum PPP. Tak hanya eks Karesidenan Kediri, namun wilayah Malang dan mayoritas suara kader di Jatim sepakat mendorong KIP sebagai ketua umum.

“Okelah sekarang biar konsentrasi untuk memimpin Jatim. Kalau perlu kita Ketua DPC se-Jawa Timur, bersama-sama melamar Bu Khofifah untuk nanti kita usulkan di Muktamar Luar Biasa untuk kami calonkan agar bersedia. Untuk kemaslahatan umat yang notabene untuk PPP. Yang diberikan para ulama dan partai yang berazas Islam Ahli Sunnah Wal Jamaah,” imbuhnya.

Terkait berita Rommy yang menyeret nama Khofifah dalam transaksional jabatan di Kemenag, Agus yakin jika KIP tidak terlibat.

“Gak ada. Itu kan Bu Khofifah hanya ditanya. Dan dari KPK juga tidak ada pemeriksaan. Saya yakin Bu Khofifah tidak terlibat,” pungkasnya.

 

dtk

LEAVE A REPLY