Kampanye di Kampus, Caleg PSI dituntut 6 Bulan Penjara

0
428
PSI

Tanjungpinang, nawacita – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ranat Mulia Pardede, dituntut 6 bulan penjara dan denda Rp 24 juta subsider 1 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun.

Jaksa menilai Ranat terbukti berkampanye di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan.

Tuntutan dibacakan oleh jaksa Mona Amalia dalam sidang lanjutan perkara pelanggaran pemilu di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (6/3) malam.

Jaksa menilai terdakwa Ranat Mulia Pardede terbukti melakukan aktivitas kampanye di lingkungan kampus. Perbuatan terdakwa ini dinilai melanggar pasal 521 jo pasal 280 Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Menurut Jaksa Mona Amalia, beberapa hal yang menjadi pertimbangan yang memberatkan terdakwa diantara, tidak mengindahkan aturan Undang-Undang tentang pemilu.

Akibatnya, perbuatan itu meresahkan lingkungan kampus serta terdakwa juga dianggap berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan.

“Kami menilai terdakwa terbukti melanggar Undang-Undang pemilu,” tegas Mona.

Caleg PSI untuk DPRD Kota Tanjungpinang, Ranat Mulia Pardede dituduh berkampanye di lingkungan kampus STIE Pembangunan.

Ranat yang juga merupakan dosen di kampus tersebut dilaporkan karena membagikan kartu nama kepada mahasiswa di dalam kelas saat jam perkuliahan pada Januari 2019 lalu.

Perkaranya dicatat dengan nomor 65/Pid.Sus/2019/PN Tpg di Pengadilan Tanjungpinang. (Batamxinwen)

LEAVE A REPLY