Kemnaker Gandeng 1.000 BLK Komunitas untuk Cetak Wirausahawan

0
598
Kerja Sama Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas 2019.

Jakarta,Nawacita – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan Perjanjian Kerja Sama Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas 2019. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dengan sejumlah penyelenggara BLK Komunitas.

Dalam rangka menjalankan kebijakan Presiden RI untuk menjadikan tahun 2019 sebagai tahun pengembangan SDM Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, Kemnaker telah mengalokasikan kegiatan dan anggaran untuk mendirikan seribu BLK Komunitas khususnya untuk santri beserta warga sekitar.

“BLK Komunitas di pesantren adalah program pemerintah, inisiasi dari bapak presiden untuk melengkapi soft skill dan kebijakan karakter yang ada di pesantren dengan tambahan keterampilan atu hard skill,” ungkap Hanif dalam acara Perjanjian Kerja Sama BLK Komunitas 2019 di Hotel Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Sehingga, untuk merealisasikan pendirian seribu BLK Komunitas ini, sebagai langkah awal Kemnaker melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pendirian BLK Komunitas tahap pertama hari ini dengan 500 lembaga yang telah terverifikasi memenuhi persyaratan. Direncanakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama pendirian BLK Komunitas tahap dua sebanyak 500 lembaga penerima bantuan akan dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2019.

“Dengan adanya BLK Komunitas di pesantren maka santri dan masyarakat sekitar pesantren memiliki akses untuk mendapatkan pelatihan kerja, yang sesuai dengan pasar lokal,” papar Hanif.

Oleh karena itu dengan perjanjian kerja sqma ini diharapkan menjadi langkah awal dalam komitmen nyata bagi komunitas masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam mempercepat peningkatan kompetensi SDM Indonesia.

“Belajar di BLK ini kita dapat menambah materi yang sebelumnya kita tidak ketahui misalnya di excel kita banyak mengetahui rumus-rumus yang sebelumnya kita tidak tahu jadi lebih tahu,” ungkap salah satu peserta BLK Pesantren Edi Mancoro, Umi Khoiriah.

Sebelumnya, program pemberian bantuan pendirian BLK Komunitas telah dimulai oleh Kemnaker sejak tahun 2017 dengan mendirikan 50 lembaga BLK Komunitas, dilanjutkan pendirian BLK Komunitas sebanyak 75 lembaga pada tahun 2018 dan pada tahun 2019 akan didirikan 1.000 BLK Komunitas.

BLK Komunitas adalah unit pelatihan kerja yang didirikan di lembaga pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan non pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan teknis berproduksi atau keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan bagi komunitas masyarakat sekitarnya sebagai bekal untuk mencari kerja atau berwirausaha.

 

dtk

LEAVE A REPLY