Menteri Bambang Sebut Unicorn Justru Tarik Modal Asing ke Indonesia

0
293
Menteri Bambang Sebut Unicorn Justru Tarik Modal Asing.
Menteri Bambang Sebut Unicorn Justru Tarik Modal Asing.

JAKARTA, Nawacita – Menjamurnya startup di Indonesia dinilai membawa dampak positif bagi perekonomian. Apalagi, apabila startup berkembang pesat dan menjadi unicorn.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, keberadaan unicorn semakin penting dalam perekonomian. Bahkan, kehadiran mereka selama ini mampu menarik aliran modal asing ke RI.

“Market value yang besar pasti akan mengundang modal masuk dan kita harapkan juga kalau makin besar, dia menjadi pelaku yang semakin global,” ujar Bambang di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Bambang menampik jika investasi asing yang masuk ke unicorn akan merugikan Indonesia. Pasalnya, investasi yang masuk dikategorikan sebagai foreign direct investment (FDI). Dia menyebut, dividen yang nantinya dihasilkan juga tidak akan lebih besar dari FDI yang masuk.

“Tapi kan, jauh lebih besar inflow-nya daripada dividen outflow-nya. Dan kita juga melihat kalau unicorn ini berkembang, sebagian dividen dipakai untuk investment lagi,” ucap dia.

Unicorn didefinisikan sebagai perusahaan rintisan (startup) yang memiliki valuasi pasar minimal 1 miliar dolar AS, setara dengan Rp14 triliun. Saat ini, startup asal Indonesia yang menyandang status unicorn ada empat, paling banyak di Asia Tenggara.

“Artinya kan, unicorn sendiri menunjukan bahwa di dalam bisnis startup tersebut ada bisnis yang sudah level internasional,” kata Bambang.

Mantan Menteri Keuangan itu menambahkan, selain mampu menarik aliran modal asing masuk, unicorn juga dapat menjadi bentuk nyata daya saing produk lokal di kancah internasional.

Dia berharap unicorn dapat berperan lebih besar lagi dalam mendorong Indonesia menuju era transformasi digital dan Revolusi Industri 4.0. Pasalnya, unicorn memiliki ciri khas yang lekat dengan penggunaan teknologi.

“Kita fokus antisipasi dari ekonomi digital dari Revolusi Industri 4.0, di mana, unicorn kita harapkan menjadi salah satu pelaku yang membawa transformasi itu sendiri,” ujar Bambang.

inws.

LEAVE A REPLY