Hadiri YES 2019, Sandiaga dielukan Ribuan Anak Muda

0
488
Sandiaga Uno di depan ribuan anak muda yang memenuhi acara YES 2019 di DBL Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

SURABAYA, nawacita – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno hadir pada acara Surabaya Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di DBL Arena, Surabaya, Sabtu (16/2/2019). Sandi hadir menjadi Keynote Speaker pada acara yang dihelat oleh KAHMIPreneur ini.

Acara ini selain dihadiri ribuan pengusaha UMKM di Jawa Timur, juga dihadiri oleh beberapa pengusaha profesional terkumuka. Di antaranya, Gamal Albinsaid selaku CEO Indonesia Medical, Tasya Nur Media selaku Co-Founder Meccanism, hingga Hendy Setiono selaku Co-Founder PT. Baba Rafi Indonesia. Berkali kali para anak muda itu mengelu-elukan tokoh Idola yang juga cawapres RI Sandiaga Uno.

Pada sambutannya, Sandiaga mengajak anak muda untuk tidak takut terjun ke dunia usaha. Dengan menjadi pengusaha, akan sekaligus membantu negara mengatasi beberapa masalah sekaligus.

Mulai dari penyediaan lapangan pekerjaan, pengentasan kemiskinan, hingga membantu pertumbuhan ekonomi nasional. “Inovasi di dalam negara butuh dukungan generasi muda,” kata Sandi pada sambutannya, Sabtu (16/2/2019).

“Kita tahu bahwa di 2030, Indonesia bisa masuk 7 besar dunia. Pada 2045 masuk empat dunia. Semua itu bisa tercapai, kalau bisa dimulai dari sekarang. Bangkitnya pengusaha milenial akan memperbesar potensi itu,” kata Cawapres nomor urut 02 ini.

Menurutnya, pengusaha muda hanya membutuhkan inovasi yang harus segera diimplementasikan. Sedangkan faktor lain, pemerintah kedepan akan memberikan berbagai program bantuan.

Misalnya, melalui program One Kecamatan/Kota/Kabupaten One Centre Enterpreneurship (Ok Oce) yang nantinya juga akan berlaku secara nasional. “Jangan kawatir, nanti akan ada bantuan permodalan, bunga ringan, hingga bantaun pemasaran,” katanya.

Anak muda tidak harus menunggu tua untuk memulai usaha. “Wis Wayahe kita melompat lebih tinggi. Wis Wayahe kita menuju arah baru ekonomi nasional. Kita terjun ke sawah-sawah untuk meningkatkan hasil pertanian kita. Turun ke tambak-tambak untuk meningkatkan hasil perikanan kita,” katanya.

“Saat ini semua harga sembako melambung tinggu, namun bukan artinya kita berdiam diri. Kita harus bersama-sama menuju arah baru ekonomi Indonesia,” ujar Cawapres pendamping Calon Presiden Prabowo Subianto ini.

Untuk diketahui, KAHMIPreneur merupakan program inspiratif yang menciptakan pengusaha muda serta untuk mengobarkan semangat para pemuda pemudi Indonesia dalam momentum mencetak entrepreneur yang handal. Ajang inspiratif ini digelar di 6 kota besar di Indonesia sekaligus, dengan Surabaya menjadi kota pembuka.

Bukan hanya tahun ini, penyelenggaraan ajang inspiratif ‘Indonesia Young Entrepreneur Summit 2018’ juga sukses digelar di Jakarta diikuti sekitar 1,800 peserta pada tanggal 28 Oktober 2018 lalu.

Program ‘Surabaya YES 2019’ mengambil tema ‘Arah Baru Ekonomi Nasional’. Sekitar tujuh ribu peserta mendaftar pada acara ini.

Para entrepreneur muda akan memiliki kesempatan untuk menyerap ilmu dan wawasan dari para pakar entrepreneur nasional yang menjadi narasumber. Sekaligus, bersilaturahmi dengan sesama entrepreneur yang ada di kota Surabaya dan kota-kota di sekitarnya.

Tak melulu entrepreneur, ajang ini juga diminati oleh beberapa peserta dari lintas pekerjaan. Ada mahasiswa, pegawai negeri, pegawai swasta bahkan ibu Rumah Tangga yang tengah menyusun rencana untuk terjun ke bisnis.

Bahkan, tak hanya dari Surabaya, namun terdapat juga peserta dari beberapa kota di sekitarnya yaitu Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Malang, Kediri, Madiun dan lainnya.

Sehingga, tak sekadar berbagi ilmu, ajang ‘Surabaya YES 2019’ adalah sarana untuk berbagi networking (akses teknologi, pembiayaan dan pemasaran), berbagi dan berkembang. Melalui YES 2019, peserta mendapatkan akses terkini seputar market dan finance dari stakeholder yang terlibat.

Founder KAHMIPreneur, Kamrussamad sebagai penggagas ajang ini menjelaskan bahwa pihaknya ingin menular semangat wirausaha kepada seluruh pemuda di Jatim. ‘’Kami gembira dapat kembali menggelar ajang ini. Melihat kesuksesan dari yang sebelumnya, kami berharap virus semangat entrepreneur dapat meluas secara merata sekaligus membuka peluang terhadap penciptaan entrepreneur muda yang lebih banyak,” katanya.

Menurutnya, hal ini merupakan awal yang baik. Melalui acara ini, para kawula muda akan semakin bersemangat menjadi entrepreneur yang gigih dan handal dalam membangun dan menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri. “Harapan kami, semoga ajang ini dapat mencetak lebih banyak wirausaha unggul. Mereka dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan sekaligus menjadi entrepreneur muda sukses, tangguh dan mandiri,” harapnya.

“Sehingga akan sekaligus mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta mendayagunakan potensi perekonomian yang ada di Indonesia dan dapat bersaing dengan perusahaan asing serta menjadi entrepreneur lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Sementara itu, Panitia local Acara YES 2019, Fauzi Mahendra tidak menyangka bila audiens dari acara tersebut membludak diluar perkiraan. Awalnya Panitia menarget audiens yang hadir sekitar 3000, tapi realitanya, hamper dua kali lipat yang hadir. Yakni sekitar 7000 orang lebih. Ini dibuktikan dari kapasitas umum DBL Arena harusnya 4000. Namun di luar arena juga masih banyak anak-anak muda yang tidak bisa masuk karena penuh. Karena di dalam sudah sangat penuh. Baik di tribun maupun di lantai lapangan basket. “Millenial yang hadir di luar prediksi kami, sangat membludak antusiasme anak muda di Jawa timur untuk bisa belajar menjadi wirausaha bareng Bang Sandiaga Uno,” terang Fauzi. bdo/bob

LEAVE A REPLY