KPU: Kabar Tujuh Kontainer Kertas Suara Sudah Tercoblos Hoax

0
176
Arief Budiman Ketua KPU.
Arief Budiman Ketua KPU.

Nawacita – Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (2/1/2019) malam dibuat pusing lantaran beredarnya isu penemuan tujuh kontainer berisi kertas suara yang sudah tercoblos salah satu pasangan calon presiden, di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Untuk memastikan kebenarannya, Arief Budiman Ketua KPU bersama jajaran Komisioner KPU, Ilham Saputra, Hasyim Asyari, Viryan Azis, dan Pramono Ubaid Tanthowi, serta Mochammad Afifuddin dan Rahmat Bagja Komisioner Bawaslu, mendatangi lokasi itu.

“Kami datang ke sini karena ini tempat data-data kontainer dari luar negeri yang datang ke Indonesia. Tadi infonya yang beredar kontainer itu datang dari China,” kata Ketua KPU di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Rabu (2/1/2019).

Tapi, sesudah melakukan pengecekan selama hampir satu setengah jam, didapatkan kesimpulan kabar itu hoax alias tidak benar. KPU juga membantah kabar penyitaan satu kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos.

“Hari ini kami memastikan, berdasarkan keterangan yang didapat oleh pihak Bea Cukai, tidak ada kebenaran tentang berita tujuh kontainer tersebut. Tidak benar juga kabar ada TNI AL yang menemukan itu, dan tidak benar KPU dikatakan telah menyita satu kontainer tersebut,” kata Arief di kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (3/1/2019) dini hari.

Menurut Ketua KPU, kabar mengenai adanya tujuh kontainer berisi surat suara pemilu beredar mulai Selasa (2/1/2019) sore.

Informasi yang beredar, tujuh kontainer tersebut datang dari China, di mana masing-masing kontainer berisi 10 juta lembar surat suara dan satu kontainer telah dibuka.

Kabar yang disebarluaskan Andi Arief Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat lewat twitter menyebut, surat suara sudah dicoblos pada gambar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 (Joko Widodo-Ma’ruf Amin).

Melalui akun Twitter pribadinya, @AndiArief__berkicau, “Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar”.

Kicauan Andi tersebut terpublikasi pada pukul 20.05 WIB, Rabu (2/1/2019). Tapi, sesudah Komisioner KPU dan Bawaslu melakukan pengecekan, kicauan itu hilang dihapus si pemilik akun.

Atas kegaduhan akibat kabar bohong itu, KPU melaporkan ke polisi dan meminta Cyber Crime segera menangkap orang yang menyebarkan kabar hoax soal kontainer surat suara telah tercoblos yang didatangkan dari China.

ssby

LEAVE A REPLY