Peradin, kami Tidak Keberatan Beracara Asal Jangan Nama Sama

0
638

Surabaya,Nawacita.co  Pengurus  dan anggota  perkumpulan Advokat Di jawa timur Indonesia Dilaporksn ke Polda Jatim karena Di duga memakai Nama Peradin Secara  Ilegal. SESUAI Putusan  Mahkahmah  Agung  RI  No 06 K/ Pdt.Sus – HKI / 2016 .hal ini disampaikan ketika press Release dengan awak media di surabaya selasa (6/11) siang.

Organisasi Persatuan Advokat Indonesia ( PERADIN ) merupakan Organisasi Advokat tertua di Indonesia yang berdiri di Solo sejak tahun 1964, dimana KETUM PERADIN saat ini adalah Prof. Dr. FRANS HENDRAWINATA, S.H., M.H. Nama dan / atau Logo PERADIN adalah hak eksklusif milik PERSATUAN ADVOKAT INDONESIA karena telah didaftarkan pada Ditjen HAKI, dengan sertiflkat merek sebagai berikut

a) Sertiflkat Merek IDM 000323451 tanggal 27 September 2011 kelas 16

b) Sertifilkat Merek IDM 000323452 tanggal 27 September 2011 kelas 38

c) Sertifilkat Merek IDM 000323453 tanggal 27 September 2011 kelas 41

d) Sertiflkat Merek IDM 000322829 tanggal 27 September 2011 kelas 45

Tetapi tiba tiba pada tahun 2014, ada Organisasi Advokat yang baru berdiri tahun 2014 yang bernama Perkumpulan Advokat Indonesia yang memilik Badan HUKUM AHU00121.60.10.2014 tgl 20 Mei 2014 memakai Nama PERADIN juga, tetapi dengan LOGO yang berbeda.

Untuk memberikan kepastian hukum tentang Organisasi manakah yang berhak memakai nama PERADIN maka Badan Pengurus Pusat Persatuan Advokat Indonesia ( BPP PERADIN ) mengajukan Gugatan Sengketa Merek PERADIN dengan Nomer Perkara 27/Pdt.Sus. Merek/2015/PN.NIAGAJKTPST terhadap Perkumpulan Advokat Indonesia yang memilik Badan HUKUM nomer AHU-00121.60. 10.2014 tgl 20 Mei 2014. Dan akhirnya diterbitkan Putusan Mahkamah Agung RI no 6 K/Pdt.Sus-HKI/2016 tanggal 26 Mei 2016 yang menguatkan Putusan dengan Nomer 27/Pdt.Sus.Merek/2015/PN.NIAGA.JKT.PST Yang secara tegas memerintahkan Hal Hal Sebagai berikut

Menghukum dan memerintahkan Tergugat ( vide PERKUMPULAN ADVOKAT INDONESIA dengan Badan Hukum AHU-00121.60.10.2014 tgl 20 Mei 2014 ) untuk menghentikan seluruh kegiatan Tergugat yang merugikan Penggugat yang berkaitan dengan penggunaan merek berupa nama dan/ atau logo PERADIN.

Menghukum dan memerintahkan Tergugat untuk menghancurkan dan memusnakan seluruh barang hasil perbuatan Tergugat yang mengunakan merek berupa nama dan/atau Logo PERADIN milik Penggugat termasuk namun tidak terbatas pada Kop Surat, papan nama dan pengiriman berita dan gambar dengan bantuan Komputer yang merugikan Penggugat.

Bahwa setelah Putusan Mahkamah Agung RI no 6 K/Pdt.Sus-HKI/2016 tanggal 26 Mei 2016 di Wilayah Jawa Tumur masih sering ditemukan pemakaian merek berupa nama dan/ atau logo PERADIN yang dilakukan Pengurus Korwil, Pengurus Cabang dan Anggota Perkumpulan Advokat Indonesia, sehingga Prof. Dr. FRANS HENDRAWINATA, S.H., M.H. selaku KETUM BPP PERSATUAN ADVOKAT INDONESIA mengambil sikap Tegas dan menindak Ianjuti dengan membuat Laporan Kepolisian di POLDA JATIM dengan Tanda Bukti Lapor Nomer : TBL/61/X/2017/SUS/JATIM pada tanggal 27 Oktober 2017 melalui Kuasanya yang sudah ditunjuk. Dengan Terlapor 3 orang anggota Perkumpulan Advokat Indonesia yang ketahuan memakai KTA PERADIN pada saat sidang di PN Surabaya padahal mereka bukan anggota Persatuan Advokat Indonesia, yaitu Belly, Rina dan Eko Juniarso

Perkumpulan Advokat Indonesia walaupun sudah dinyatakan sebagai PERADIN yang TIDAK SAH, tetapi masih mencoba mengajukan permohonan Sumpah untuk anggota baru mereka di pengadilan Tinggi di surabaya,berdasarkan surat dari Panitera Mahkamah Agung 09 /PAN / NK 0311/ 2018. Mahkamah Agung Memerintahkan pengadilan Tinggi untuk Mengambil Sumpah Advokat  Indonesia  karena bukan dari Peradin yang sah.

Lebih lanjut, Anggota Perkumpulan Advokat Indonesia walaupun sudah dinyatakan sebagai PERADIN yang tidak Sah masih mencoba beracara mengunakan KTA PERADIN dalam beracara, sehingga seluruh pengadilan negeri menolak KTA Perkumpulan Advokat Indonesia ( PERADIN ).

salah satunya PN Banyuwangi dalam putusan nomer 34/pdt.Eks/2017/PN.Byw memutus Gugatan Perlawanan tidak dapat diterima karena Kuasa hukum Pelawan memakai KTA PERADIN dari Perkumpulan Advokat Indonesia, karena yang berhak memakai KTA PERADIN adalah Organisasi PERSATUAN ADVOKAT INDONESIA.

Bahwa Organisasi PERSATUAN ADVOKAT INDONESIA ( PERADIN ) sama sekali tidak keberatan atas berdirinya Organisasi PERKUMPULAN ADVOKAT INDONESIA asaI jangan memakai nama PERADIN, karena nama PERADIN adalah Hak Ekslusif milik PERSATUAN ADVOKAT INDONESIA yang berdiri sejak Tahun 1964.

Kemudian Advokat Tjuk Harijono, S.H selaku Ketua BPW PERSATUAN ADVOKAT INDONESIA JAWA TIMUR juga  menghimbau supaya seluruh anggota Perkumpulan Advokat Indonesia di Jawa Timur supaya tidak lagi memakai nama PERADIN lagi dalam menjalankan Profesinya sebagai Advokat, karena jika mereka masih memakai Nama PERADIN itu sama halnya mencoba coba untuk melawan Putusan Mahkamah Agung yang sudah lnkrah, dan sesuai Pasal 100 UU no 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis bisa dipidana paling lama 4 tahun bagi mereka yang memakai merek terdaftar yang memiliki persamaan pada Pokoknya milik orang lain.

(Dny)

LEAVE A REPLY