Indonesia dapat tambahan pasokan listrik 2.400 MW

0
203
PLN
PLN

Nawacita – Indonesia tercatat akan mendapat tambahan pasokan listrik sekitar 2.400 Mega Watt (MW) dalam enam bulan sejak Januari sampai Juni 2018 yang berasal dari pembangkit listrik program 35 ribu Mega Watt (MW).

Direktur Pengadaan Strategis PLN, Supangkat Iwan Santoso mengatakan, selama semester pertama 2018, pembangkit listrik bagian dari program 35 ribu MW yang telah beroperasi mencapai 2 ribu MW. Sementara target pengoperasian pembangkit pada tahun ini mencapai 4 ribu MW.

“Kita ada tambahan (pasokan listrik) 2.400 MW sampai Juni,”kata Supangkat, di Jakarta, Jumat (6/7).

Supangkat menyebutkan, jenis pembangkit yang beroprasi di antaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG). “Itu ada PLTU di luar Jawa, macam-macam PLTU PLTMG Priok sudah beroperasi kira-kira satu unit 250 MW,” ujarnya.

Supangkat mengungkapkan, dengan adanya tambahan pasokan listrik sebesar 2.400 MW selama semester pertama 2018, maka total pasokan listri dari pembangkit program kelistrikan 35 ribu MW sampai saat ini lebih dari 4 ribu MW.

“Tahun kemarin kan masih sedikit ya 1700 an, hampir kira-kira 4 ribulah,” tutur Supangkat.

Menurut Supangkat, tambahan pasokan listrik akan lebih banyak pada tahun depan, karena pembangkit program 35 ribu MW lebih banyak yang beroperasi. Dia memastikan tidak seluruhnya 35 ribu MW beroperasi tahun depan, karena menyesuaikan kebutuhan.

“Yang banyak tahun depan Jawa 7 masuk 2.000 MW Cilacap 1.000 MW itu saja sudah 3 ribu. Terus masuk combain cycle masuk semua. Tapi nggak 35 ribu ya kelebihan,” tandasnya.

lpt6

LEAVE A REPLY