Kemendagri Allout Dukung KPU di Pilkada 2018

0
429
Ilustrasi
Ilustrasi

Nawacita – Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, I Gede Suratha, menegaskan pihaknya allout mendukung kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan hak pilih warga di Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018.

“Sesuai dengan amanat undang-undang, Kemendagri telah melakukan tugasnya mendukung penuh KPU. Kami telah memberikan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) kepada KPU untuk selanjutnya dimanfaatkan untuk mewujudkan DPT. Telah diserahkan tanggal 27 November 2017 di Surabaya,” kata Gede, Senin (25/6/2018).

Tidak hanya itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga menginstruksikan jajaran Dukcapil mendukung penuh KPU. Ini sangat penting dalam menjamin hak pilih warga yang dijamin konstitusi. Kemendagri sesuai tugas dan kewenangannya, ikut bertanggung jawab dalam menyukseskan pilkada.

“Walaupun tugasnya hanya DP4, setelah DP4 diserahkan sampai saat ini dan berkomitmen sampai hari H, Dukcapil akan terus mendampingi KPU untuk mengamankan hak-hak konstitusional warga negara yang punya hak pilih,” jelasnya.

Gede menambahkan, Ditjen Dukcapil juga telah memberikan hak akses 200.000 per hari per user ID kepada KPU daerah di seluruh Indonesia. Hak akses bisa digunakan untuk melakukan verifikasi data pemilih.

Tidak hanya itu, Dirjen Dukcapil juga telah memerintahkan Disdukcapil kabupaten/kota untuk tetap melakukan pelayanan pada 27 Juni 2018 atau saat pemungutan suara. “Ini dalam rangka menjamin agar warga tak kehilangan hak pilihnya hanya karena belum merekam,” ujarnya.

Terkait perekaman KTP-el, menurut Gede, pihaknya selain menerbitkannya, khusus untuk keperluan pilkada juga menerbitkan surat keterangan (suket). Suket ini adalah surat keterangan pengganti KTP-el bagi penduduk yang sudah merekam. Untuk pemilih pemula Ditjen Dukcapil juga akan bekerja keras memastikan hak pilih mereka terjamin.

“Kami selain menerbitkan KTP-el juga surat keterangan pengganti KTP-el bagi pemilih pemula yang pada hari pelaksanaan pemilihan telah berusia 17 tahun. Dan mereka telah terdata dalam database kependudukan. Ini sesuai Pedoman Surat Dirjen Dukcapil Nomor 471.13/6398/Dukcapil tanggal 6 April 2018,” tutur Gede.

Guna mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, lanjut dia, telah diterbitkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan. Permendagri ini sebagai bentuk tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo yang meminta agar pelayanan terkait administrasi kependudukan bisa lebih cepat dan paripurna.

“Kami juga telah memerintahkan Dinas Kependudukan di kabupaten/kota agar aktif menjalin koordinasi dengan KPUD. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain berperan dalam desk pemungutan suara atau call center,” ungkapnya.

Keterlibatan jajaran Dukcapil dalam desk pemungutan suara, katanya, untuk merespons permasalahan identitas kependudukan pemilih. Tugas lainnya adalah menyiapkan rekap data suket pengganti KTP-el yang telah diterbitkan.

“Kami juga terus memfasilitasi KPUD ketika melakukan pengecekan terhadap NIK dan keaslian e-KTP melalui akses data kependudukan, mendorong KPUD untuk melakukan pengecekan NIK secara mandiri dengan menggunakan username dan password yang telah diberikan Dirjen Kependudukan,” katanya.

Ia menerangkan, Ditjen Dukcapil telah memberikan username dan password kepada 514 KPU di kabupaten/kota. Data tersebut diserahkan melalui KPU Pusat. Koordinasi juga terus diperkuat.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan KPUD untuk menyerahkan nomor handphone person in charge KPUD yang digunakan untuk melakukan pengecekan NIK via handphone,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan berbagai upaya dan langkah yang dilakukan Ditjen Dukcapil beserta jajarannya adalah sebagai bentuk nyata dukungan Kemendagri kepada penyelenggara pemilu.

Kemendagri sangat berkomitmen mewujudkan pilkada yang sukses dan bermartabat. Salah satunya adalah ikut menjamin hak konstitusional warga negara agar bisa memilih pada Pilkada Serentak 2018. “Kami allout dukung penyelenggara pemilu,” ucapnya.

oke

 

LEAVE A REPLY